Tangerang (ANTARA) - Tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Panunggangan, Kota Tangerang, melaksanakan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) tempat jajanan anak di lingkungan sekolah untuk memastikan kebersihan tempat pengolahan, penyimpanan bahan hingga proses penyajian bagi siswa sampai aman dikonsumsi.

"Kami lakukan inspeksi untuk mengurangi risiko pangan yang tidak aman dikonsumsi siswa yang menghambat tumbuh kembang siswa," kata Kepala Puskesmas Panunggangan dr. Darsono di Tangerang, Rabu.

Dalam kegiatan IKL, lanjut dr. Darsono, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lingkungan serta proses pengelolaan pangan. Hal ini dilakukan, untuk memastikan makanan dan minuman yang dikelola memenuhi aspek keamanan, kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Baca juga: Awasi makanan di sekolah, Kota Tangerang bentuk Inspektur Pangan Cilik

Pasalnya kebersihan lingkungan tempat pengelolaan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi oleh warga sekolah.

”Petugas juga memberikan edukasi kepada pengelola kantin mengenai pentingnya menjaga kebersihan selama proses pengolahan pangan. Pengelola diingatkan untuk memperhatikan kebersihan peralatan, bahan pangan, tempat penyimpanan, serta area penyajian,” jelasnya.

Puskesmas Panunggangan mendorong pengelola kantin sekolah untuk menerapkan praktik pengelolaan pangan yang higienis secara konsisten. Upaya tersebut penting karena makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah dikonsumsi langsung oleh anak-anak dalam aktivitas sehari-hari.

”Masyarakat sekolah juga diajak bersama-sama menjaga kebersihan pangan, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian. Dengan pengelolaan pangan yang aman dan higienis, kualitas makanan yang dikonsumsi siswa dapat lebih terjaga dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat,” ujarnya.

Baca juga: Pastikan jajanan anak aman, Dinkes Tangerang awasi pangan di sekolah



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026