Tangerang (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Banten, memastikan bonus bagi peraih medali hingga apresiasi kepada pelatih, ofisial, manager, hingga unsur pendukung kontingen pada Popda, Peparpeda hingga kompetisi olahraga lainnya dibagikan pada Oktober 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang di Tangerang, Selasa, untuk atlet peraih medali emas memperoleh bonus sebesar Rp25 juta, peraih perak disiapkan Rp10 juta dan perunggu Rp7,5 juta.
"Untuk bonus bagi pelatih, official dan lainnya menjadi bagian dari penghargaan terhadap seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian prestasi olahraga Kota Tangerang,” kata Kaonang.
Baca juga: Atlet Tangerang peraih medali di Popda dapat bonus uang hingga beasiswa kuliah
Perlu diketahui, Kota Tangerang meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Provinsi Banten 2026 dan mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.
Pada Peparpeda IX Banten 2026, kontingen Kota Tangerang tampil sebagai juara umum dengan koleksi 17 medali emas, 10 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Sedangkan untuk Popda, Kota Tangerang berhasil mempertahankan piala bergilir setelah mendominasi perolehan medali dengan total raihan 256 medali, yang terdiri dari 106 medali emas, 75 medali perak, dan 84 medali perunggu.
Ia mengatakan, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet yang telah membawa nama Kota Tangerang dalam berbagai ajang olahraga.
Baca juga: Modernisasi fasilitas olahraga jadi fokus Pemprov Banten
Di sisi lain, Kaonang menegaskan, pembangunan olahraga di Kota Tangerang tidak hanya diarahkan untuk mengejar medali. Olahraga juga didorong menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kota melalui penyelenggaraan event nasional dan internasional.
Menurutnya, Kota Tangerang memiliki sejumlah modal untuk dikembangkan sebagai sport city, mulai dari akses Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ketersediaan hotel, fasilitas kesehatan, venue olahraga, hingga ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Sejumlah venue juga terus diarahkan agar mampu menjadi lokasi penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional. “Olahraga itu membangkitkan daya ungkit ekonomi. Ada UMKM yang hidup, hotel yang terisi, transportasi bergerak. Jadi kita ingin ekosistem olahraga ini benar-benar menjadi denyut nadi Kota Tangerang,” katanya.
Baca juga: Pemkot Tangerang perkuat pembinaan olahraga bagi pelajar
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.