Pembangunan pabrik Chlor Alkali dan EthyleneDichloride (CA-EDC) di Kota Cilegon, Banten, turut membuka peluang partisipasi ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan proyek.
Proyek yang dikembangkan PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) melalui anak usahanya, PT Chandra Asri Alkali (CAA), tersebut melibatkan hingga 3.500 pekerja selama proses pembangunan.
Meningkatnya jumlah pekerja turut mendorong kebutuhan terhadap berbagai layanan pendukung, salah satunya penyediaan makanan dan minuman di kawasan proyek.
Sebanyak 34 UMKM lokal dari Kelurahan Warnasari dan Samangraya kemudian mendapatkan kesempatan untuk menjalankan usaha melalui lapak kantin di kawasan Proyek CA-EDC.
Baca juga: Pembangunan Pabrik CA-EDC milik Chandra Asri Group capai 33 persen
Area kantin tersebut telah direvitalisasi dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang aktivitas usaha para pelaku UMKM sekaligus memenuhi kebutuhan makanan dan minuman bagi para pekerja proyek.
Direktur Legal & External Affairs Chandra Asri Group, Edi Rivai, mengatakan keterlibatan UMKM lokal merupakan bagian dari komitmen perusahaan agar pembangunan Proyek CA-EDC tidak hanya memberikan manfaat dari sisi investasi dan pembangunan fasilitas industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Kami ingin investasi dan pembangunan Project CA-EDC memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, termasuk melalui terbukanya peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi proyek," kata Edi.
Menurutnya, keterlibatan 34 UMKM dalam menyediakan kebutuhan makanan dan minuman bagi pekerja menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam aktivitas ekonomi selama masa pembangunan proyek.
Baca juga: Apresiasi untuk Polda Banten, tegas ciptakan rasa aman bagi investor
Chandra Asri Group berharap keterlibatan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar selama proses konstruksi berlangsung.
Keterlibatan UMKM lokal juga menjadi bagian dari pengelolaan proyek yang memperhatikan keberadaan masyarakat dan lingkungan sekitar. Langkah ini sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha setempat untuk tetap menjalankan aktivitas ekonominya selama masa konstruksi.
Ke depan, Chandra Asri Group menyatakan akan terus membuka ruang partisipasi yang relevan bagi masyarakat sekitar serta menjaga komunikasi dan hubungan yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan di sekitar kawasan proyek.
Melalui pendekatan tersebut, pembangunan Proyek CA-EDC diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas industri, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal di sekitar kawasan proyek.
Baca juga: Kasus pemerasan CAA, Ketua Kadin Cilegon dituntut 5 tahun penjara
Pewarta: Susmiatun HayatiUploader : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.