Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, telah menyiapkan bonus berupa uang, beasiswa kuliah gratis sampai lulus, peluang kerja di Jepang hingga menjadi pelatih cabang olahraga, bagi atlet yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten, November 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang di Tangerang, Rabu, mengatakan langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen dan perhatian penuh Pemkot kepada atlet yang berprestasi.
Upaya konkret itu, kata Kaonang, dilakukan bukan hanya untuk pendidikan para atelt tetapi juga masa depan pekerjaannya setelah purna sebagai atlet.
Maka itu, Dispora mengajak seluruh atlet untuk fokus pada kesungguhan latihan, kedisiplinan, serta menjaga kekompakan tim tanpa perlu meragukan apresiasi dari pemerintah daerah. Pemkot Tangerang menjanjikan bonus uang tunai yang nilainya diproyeksikan lebih tinggi dari Porprov edisi sebelumnya.
Baca juga: Turnamen golf Piala Wali Kota Tangerang ajang pemanasan jelang Porprov Banten
"Pada POPDA lalu untuk peraih emas tunggal saja kami berikan Rp25 juta. Untuk PORPROV nanti, atas persetujuan Bapak Wali Kota, bonus emas tunggal pasti akan lebih tinggi lagi," tegasnya.
Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan. Kota Tangerang, menerjunkan kekuatan penuh dengan total keseluruhan kontingen mencapai 1.266 orang, termasuk manajer, pelatih, asisten pelatih dan ofisial.
Dari total 60 cabor yang dipertandingkan pada PORPROV mendatang, Kota Tangerang dipastikan akan berlaga di 59 cabor. Jumlah partisipasi itu meningkat signifikan dibandingkan PORPROV sebelumnya yang hanya diikuti 47 cabor.
"Jadi memang kita hanya satu saja yang tidak bisa ikut, yaitu cabor selam. Kita belum ada organisasinya dan belum ada atletnya, serta memang belum ada tempat yang representatif untuk venue menyelam di Kota Tangerang ini," katanya.
Baca juga: Kota Serang jaring atlet untuk Porprov 2026 lewat Porkot
Guna mengoptimalkan persiapan dan pendampingan, Pemkot Tangerang menerapkan program inovatif berupa keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai "Ayah Angkat" atau pembina bagi setiap cabor.
"Istimewanya kalau di Kota Tangerang cabornya itu istimewa kita punya ayah angkat. Jadi semua cabor ada OPD yang menjadi ayah angkat pembinanya, untuk mendorong menyemangati supaya cabor tersebut bisa benar-benar siap bertanding," tambah Kaonang.
Baca juga: Pemprov Banten perkuat pembinaan atlet pencak silat berprestasi
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.