Tangerang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menekankan agar penataan jaringan utilitas tidak hanya melibatkan Telkom Akses, tetapi juga para operator telekomunikasi lainnya guna mewujudkan program Indonesia Asri yakni aman, sehat, resik, dan indah.

Andra pun menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Banten untuk berkoordinasi menyusun peta jalan (roadmap) yang seragam antarwilayah terkait Sistem Jaringan Utilitas Terintegrasi (SJUT).

"Ternyata kabel itu bukan hanya milik Telkom Akses, melainkan ada operator-operator lain. Ini tentu harus terkoordinasi dengan baik," kata Gubernur Andra dalam keterangan di Serang, Rabu.

Gubernur Andra Soni menyampaikan, pengelolaan infrastruktur telekomunikasi oleh Telkom Akses perlu diselaraskan dengan program-program pembangunan yang ada di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca juga: Petugas KAI gagalkan dugaan pencurian kabel di Stasiun Kampung Bandan

Menurutnya, penataan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait program Indonesia Asri dan salah satu fokus utamanya adalah menata kabel jaringan utilitas yang saat ini masih tampak semrawut di sejumlah wilayah agar lebih teratur dan indah.

"Ini perlu di kolaborasikan dan diintegrasikan dengan program-program yang ada di wilayah pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten," ungkap Gubernur Andra.

Sebagai percontohan, Gubernur Andra menyebutkan bahwa penataan jaringan utilitas tanpa kabel udara telah sukses diterapkan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) serta sejumlah kawasan perumahan besar di wilayah Tangerang Raya. Di area tersebut, seluruh utilitas telah tertanam dan dikelola dengan rapi.

"Kabel telepon, kabel listrik, dan kabel internet, semuanya sudah berada dalam satu pengelolaan yang baik. Kami akan terus mengoordinasikan langkah ini sebaik mungkin untuk pembangunan Banten," jelas Gubernur Andra.

Baca juga: Pemkot Tangsel sita kabel fiber optik terpasang salahi aturan

Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya menyatakan kesiapannya dalam mendukung penuh program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, khususnya terkait penertiban SJUT yang selaras dengan program Indonesia Asri.

"Kami akan terus mendukung program unggulan Provinsi Banten. Seperti arahan Pak Gubernur Andra Soni tadi, dalam rangka mendukung program Indonesia Asri, salah satu langkah konkretnya adalah penertiban SJUT," ujarnya.

Irphan menambahkan, pihaknya juga sedang menggencarkan program penataan kabel udara dalam skala nasional, dengan fokus pengerjaan saat ini di wilayah Banten.

"Kami pun mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga estetika lingkungan dengan melaporkan aduan terkait kesemrawutan jaringan kabel melalui layanan panggilan call center 188," katanya.

Baca juga: Kabel persinyalan di Cikarang dirusak, satu terduga pelaku diamankan



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026