Tangerang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menyiapkan program penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan hingga Desember 2026.

“Insya Allah kita akan lakukan sampai Desember. Selama tiga bulan kita akan salurkan air bersih di Keranggan dan semoga bisa membantu apa yang menjadi persoalan di lapangan, khususnya masyarakat di Keranggan,” kata Ketua PMI Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany di Tangerang, Senin.

Program penanganan kebutuhan air bersih ini menjadi bagian dari layanan kemanusiaan PMI Kota Tangerang Selatan sepanjang 2026. Sejak awal tahun, distribusi air bersih dan logistik juga telah dilakukan di wilayah Cipeucang, Serpong, dan masih berlangsung hingga saat ini.

Baca juga: 58 Pemda tertarik replikasi sistem geospasial informasi tanah di Tangsel

Selain membantu masyarakat terdampak kekeringan, PMI Kota Tangerang Selatan juga terus menjalankan layanan kemanusiaan lainnya, seperti ambulans gawat darurat, pelayanan donor darah, dan berbagai kegiatan sosial di masyarakat.

PMI Kota Tangerang Selatan telah menyalurkan 16.000 liter air bersih dan 100 galon air minum kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI yang mengusung tema nasional “Peduli, Bergerak dan Berdampak”.

“Kami merayakannya dengan kegiatan sosial, distribusi bantuan air bersih, cek kesehatan gratis, donor darah, dan aksi sosial lainnya,” ujar Airin.

Baca juga: Wali kota: Remaja masa bangun karakter jaga kesehatan mental

Ia mengatakan, penyaluran air bersih di Kelurahan Keranggan merupakan bentuk kepedulian PMI kepada masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan.

“Kami berharap kegiatan peringatan HUT ke-81 PMI dapat memberikan manfaat untuk masyarakat, terutama masyarakat yang saat ini terdampak kekeringan,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan, Kelurahan Keranggan menjadi salah satu wilayah yang terdampak kekeringan. Dalam pelaksanaannya, PMI Kota Tangerang Selatan bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar penanganan kebutuhan air bersih dapat berjalan secara efektif.

Airin menjelaskan, PMI turut mengambil peran dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat pada akhir pekan, melengkapi penanganan kekeringan yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan pada hari kerja.

“Kami hanya mengisi dari apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Tangsel dalam penanganan kekeringan dari Senin–Jumat. Sabtu dan Minggunya dari kami, PMI Kota Tangsel,” ungkapnya.

Baca juga: PMI Kota Tangerang ajak masyarakat perkuat semangat gotong royong



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Lukman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026