Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni berharap keberadaan Balai Latihan Silat Pasanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) di Kampung Cibogo, Serang dapat meningkatkan minat dan kecintaan generasi muda terhadap Silat Tjimande.
“Semoga menjadi ruang untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya dan membentuk generasi muda Banten yang berkarakter, disiplin, tangguh, serta menjunjung tinggi persaudaraan. Balai latihan tersebut juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembentukan karakter generasi muda Banten," kata dia di Serang, Sabtu.
Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah.
Baca juga: Gubernur Banten: Pendapatan daerah 2026 berkurang Rp363 miliar
“Pemajuan kebudayaan dilakukan melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan,” ujarnya.
Menurut dia, Banten dianugerahi beragam kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas daerah, salah satunya Silat Tjimande yang tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter serta penanaman nilai moral, spiritual, disiplin, dan kebersamaan.
“Pencak silat sebagai warisan leluhur telah diakui dunia melalui penetapan UNESCO pada 2019 sebagai Warisan Budaya Takbenda. Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya,” katanya.
Ia menambahkan Balai Latihan Silat PTBI menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian Silat Tjimande sebagai seni budaya dan kearifan lokal Banten, sekaligus mendorong regenerasi pesilat di kalangan generasi muda.
"Kehadiran Kapolri menjadi kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat Banten. Kehadiran tersebut juga merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga tradisi Silat Tjimande," katanya.
Baca juga: Gubernur pastikan pemantauan di Selat Sunda terus berjalan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan peresmian Pasanggrahan atau Balai Latihan Silat PTBI bagian dari upaya bersama menjaga warisan seni dan budaya masyarakat Banten.
Ia berharap seni budaya khas Banten tidak hanya berkembang di daerah, tetapi juga dapat diperkenalkan secara lebih luas hingga tingkat nasional dan internasional.
“Harapan kita, Silat Tjimande dan seni budaya Debus tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga sampai ke tingkat internasional,” katanya.
Dia mengatakan upaya tersebut membutuhkan kerja sama seluruh perguruan silat dan pencinta seni budaya.
Baca juga: Gubernur Andra Soni: Keselamatan transportasi tanggung jawab moral
“Ini tentunya perlu kerja keras bersama seluruh perguruan yang ada dan seluruh pencinta seni untuk mengembangkan serta meningkatkan seni budaya khas Banten,” ujarnya.
Ia juga berharap Pasanggrahan PTBI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung keberlanjutan pembinaan seni budaya di Banten.
“Selamat dan mudah-mudahan pasanggrahan ini betul-betul bisa bermanfaat dan memiliki kemaslahatan bagi seluruh masyarakat dan umat,” ucapnya.
Baca juga: Pemprov Banten pantau kesehatan keluarga jurnalis yang hilang di Selat Sunda
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.