Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis (CKG) di seluruh puskesmas apabila mengalami keluhan kesehatan, seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, atau iritasi kulit yang diduga akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Provinsi Banten, Rabu, mengatakan abu vulkanik berbeda dengan debu biasa karena mengandung silika atau SiO2, bahkan sebagian dapat mengandung logam berat.
"Kalau terhirup tentu berbahaya. Karena itu kami mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Jika alami keluhan, segera periksa,” kata Wakil Wali Kota Pilar dalam keterangannya.
Baca juga: Pemkot Tangsel petakan wilayah untuk penyemprotan abu vulkanik
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan jumlah kasus ISPA yang dalam kondisi normal berkisar di angka 2.000 kasus. Namun kini melonjak drastis mencapai sekitar 4.500 kasus berdasarkan laporan di lapangan.
Wakil Wali Kota Pilar menambahkan masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan selama beberapa hari ke depan hingga kualitas udara dinyatakan aman.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah melaksanakan berbagai upaya pengendalian seperti pembagian 14 ribu masker, penyiraman di jalan protokol dan alun-alun yang menjadi aktivitas masyarakat.
"Ini bagian dari upaya sosialisasi kita untuk menerapkan pola hidup sehat, apalagi dalam kondisi saat ini erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi,” ujar dia.
Baca juga: Pemkot Tangsel wajibkan satuan pendidikan cek kehadiran pelajar di PJJ
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi pemerintah.
“Saya memahami bahwa kabar mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau tentu menimbulkan sejumlah kekhawatiran bagi kita semua. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada,” ujar dia.
Baca juga: Pemkot Tangsel keluarkan imbauan terkait abu vulkanik Anak Krakatau
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.