Tangerang (ANTARA) - PT Kalbe Farma (Kalbe) berkolaborasi dengan Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau), Wiby Foundation, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), dan Institut Media Digital EMTEK (IMDE) melaksanakan program tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo, Kalbe menyalurkan bantuan kesehatan berupa vaksin, obat-obatan, vitamin, nutrisi, serta alat kesehatan dengan total berat mencapai 1,45 ton. 

Program ini ditujukan untuk membantu sekitar 10.000 masyarakat terdampak di sejumlah wilayah, yakni Bajawa, Maronggela, dan Riung di Kabupaten Ngada, serta Nggolonio di Kabupaten Nagekeo.

Baca juga: Kalbe Farma kenalkan ekosistem jahe merah sejahterakan petani

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada serta Loka POM setempat guna memastikan distribusi dan pemanfaatan bantuan kesehatan berjalan optimal.

Bantuan ini diberikan di tengah masih berlangsungnya aktivitas kegempaan di wilayah Flores pascagempa besar yang terjadi pada 15 Agustus 2026. 

Head of Corporate Sustainability Kalbe, Abi Nisaka, mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat.

"Kalbe berkomitmen untuk terus memperluas akses layanan kesehatan kepada berbagai kalangan masyarakat. Donasi yang diberikan kiranya dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT," ujar Abi Nisaka dalam keterangan resmi.

Baca juga: Citilink bantu kirim 91,5 ton logistik untuk warta terdampak gempa di NTT

Abi juga menegaskan, Kalbe berupaya memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

"Kalbe memastikan bantuan kesehatan dapat tersampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada serta Loka POM setempat," kata Abi.

Sementara itu, Corporate Sustainability Assistant Manager Kalbe, SFD Arie Wibowo, menyampaikan, kepedulian Kalbe terhadap masyarakat NTT telah berlangsung secara berkelanjutan.

"Kepedulian Kalbe terhadap NTT bukan kali pertama. Pada tahun 2025 lalu, Kalbe melaksanakan program pengecekan kesehatan yang dirangkaikan dengan KKN Tematik Merajut Nusantara di Kabupaten Ngada," ujar Arie.

Baca juga: Di Reok, Komut Pertamina hibur anak-anak di Posko Peduli dan beri bantuan

Arie juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program kemanusiaan tersebut.

"Kalbe menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pusterau, Wiby Foundation, IPSM, dan IMDE. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi baik yang terjalin sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan," jelas Arie.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusterau, Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama lintas sektor yang terjalin dalam membantu masyarakat terdampak gempa.

"Pusterau mengapresiasi kolaborasi yang baik dengan Kalbe dalam mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana gempa bumi di NTT. Kolaborasi ini juga menunjukkan kehadiran TNI Angkatan Udara untuk mengabdi kepada masyarakat," ujar Wahyu Anggono.

Baca juga: Polda Banten salurkan bansos untuk korban gempa NTT



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Lukman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026