Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, melakukan pemantauan kondisi sumber air baku di sejumlah wilayah terkait dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan debit air Sungai Cisadane mengalami penurunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Sabtu, mengatakan kegiatan pemantauan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur.

"Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap dapat terpenuhi selama masa Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan," kata Mahdiar.

Baca juga: Fenomena ikan mabuk di Sungai Cisadane akibat kondisi hidrologi

Sebelumnya BPBD telah melakukan koordinasi antisipasi dampak hidrometeorologi kekeringan bersama perangkat daerah, Perumda Tirta Benteng, BMKG, BBWS Ciliwung Cisadane, TNI/Polri, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Langkah tersebut, kata dia, sangat penting untuk memastikan respons dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi peningkatan dampak kekeringan maupun kondisi darurat lainnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, BPBD bersama seluruh pihak terkait juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan guna memastikan penanganan dampak kekeringan dapat berjalan optimal dan terpadu.

Baca juga: Perumda Tangerang optimalkan normalisasi atasi sedimentasi Sungai Cisadane

Selain kesiapsiagaan pemerintah, masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat meningkat ketika kondisi lingkungan lebih kering.

"Mari bersama menjaga penggunaan air secara bijak, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar," kata Mahdiar.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendi mengatakan bahwa saat ini layanan air bersih berjalan normal. Masyarakat yang mengalami gangguan layanan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi call center di nomor 0811-6121-095.

"Jika ada kebutuhan air bersih, kami siap menyalurkan. Meski kondisi pasokan air bersih masih aman, masyarakat tetap diimbau menggunakan air secara bijak," kata Doddy.

Baca juga: Ketersediaan air di Sungai Cisadane disebut masih aman



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026