Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggandeng organisasi Karang Taruna untuk memperkuat kolaborasi pentaheliks dalam upaya menyukseskan berbagai program prioritas pembangunan dan memperluas jangkauan pelayanan di daerah tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi dalam keterangan di Serang, Jumat, mengatakan Karang Taruna sebagai representasi unsur masyarakat memegang peranan penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
"Harapannya, semakin banyak pihak yang membantu, semakin luas juga cakupan pelayanan kita. Oleh karena itu, kita harus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar dia saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) Banten.
Baca juga: Yudi Budi Wibowo terpilih aklamasi jadi ketua Karang Taruna Banten
Ia menjelaskan Gubernur Banten Andra Soni telah menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk secara proaktif membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah taktis tersebut, katanya, untuk memastikan tercapai target-target program pembangunan prioritas, baik yang dicanangkan oleh kepala daerah maupun arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
"Saya merasakan ada kesamaan visi antara Karang Taruna dengan Pemprov Banten. Alhamdulillah, semangat menuju produktivitas yang berkualitas ini sejalan dengan tujuan kita bersama," kata dia.
Baca juga: Karang Taruna Tangerang dukung efisiensi layanan BUMD pengelola air
Menyambut inisiatif Pemprov Banten, Ketua PPKT Banten Yudi Budi Wibowo memastikan kesiapan menjadikan Karang Taruna sebagai mitra andal pemerintah.
Pihaknya sedang merumuskan acuan kerja strategis yang selaras dengan kebutuhan pembangunan di tingkat provinsi.
"Karang Taruna harus hadir mendukung pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelesaikan persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menuju era kemandirian dan kemakmuran Indonesia," katanya.
Baca juga: Jaga kondusivitas, Pemprov Banten perkuat sinergi dengan ormas
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.