Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Provinsi Banten menerjunkan tim khusus untuk melakukan pengawasan harga daging ayam agar di bawah harga awal penjualan (HAP) atau sekitar Rp40 ribu per kilogram sesuai arahan Menteri Perdagangan.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Rute Ireng Wicaksono di Tangerang, Rabu, mengatakan, daging ras ayam menjadi salah penyumbang inflasi pada bulan Agustus selain makanan, minuman dan tembakau yang mencapai sebesar 5,37 persen.

"Kami siapkan tim pemantau untuk memastikan tidak ada kenaikan harga daging ayam yang signifikan," kata Ruta.

Baca juga: Info harga emas Antam hari ini, turun Rp40.000 per gram

Selain itu, lanjut Ruta, Pemkot Tangerang juga berkomitmen merealisasikan sejumlah langkah intervensi lapangan untuk memastikan stabilitas inflasi Kota Tangerang tetap terjaga menuju akhir tahun nanti.

Beberapa program strategis yang dijalankan adalah bazar murah, operasi pasar, optimalisasi sembako murah melalui layanan bentor pangan dan lainnya.

"Kita data dan cek stok di lapangan, nanti akan disiapkan segera langkah intervensi dalam memastikan daya beli masyarakat tetap tinggi dan terjaga serta tak ada kenaikan harga," ujarnya.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang menunjukkan, angka inflasi Kota Tangerang bulan Juli yakni 2,29 persen dan terendah dibandingkan angka inflasi rata-rata di Provinsi Banten yang mencapai 2,95 persen.

“Kami sudah menerima data terbaru mengenai indeks inflasi daerah yang masih berada pada skala kondisi stabil yakni 2,29 persen untuk ukuran year on year, 0,05 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, serta Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,04,” ujar Ruta.

Baca juga: Awal bulan, harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik

Perlu diketahui Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah akan menjaga harga daging ayam agar tetap stabil dan mendekati harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen sebesar Rp40 ribu per kilogram. Ia menyebut saat ini harga daging ayam ras rata-rata nasional per 26 Agustus 2026 berada di kisaran Rp41 ribu per kilogram atau berada di atas HAP.

Budi menjelaskan HAP merupakan harga yang telah disepakati antara produsen dan pembeli dengan mempertimbangkan biaya produksi. Dengan harga tersebut, peternak diharapkan tetap dapat menjalankan usahanya, sementara konsumen memperoleh harga yang wajar.

"Rata-rata nasional itu per tanggal 26 itu Rp41 ribu. Memang ada di daerah tertentu lebih mahal, ada daerah tertentu yang lebih rendah, tapi harga rata-rata nasionalnya seperti itu," kata Budi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhdorun mengatakan pada bulan Agustus telah dilaksanakan gerakan pangan murah di 13 kecamatan dalam memenuhi kebutuhan sembako masyarakat.

"Nanti kita siapkan lanjutan program lainnya yang fokus pada memenuhi kebutuhan sembako masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Harga sejumlah bahan pokok di Lebak naik tipis



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026