Tangerang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kesadaran masyarakat untuk mengikuti skrining kesehatan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) saat ini terus menunjukkan tren positif.
"Kalau melihat dari data di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Banten, warga yang mengikuti CKG setiap pekan bahkan bulan terus meningkat. Misalnya saja di Tangerang Selatan, minggu lalu menyentuh angka 47 persen dan kini meningkat menjadi 53 persen," kata Gubernur Andra di Tangerang, Selasa.
Untuk tingkat Provinsi Banten, Gubernur Andra memaparkan capaian CKG telah menjangkau sekitar 6,4 juta warga, melampaui standar nasional yang berada di angka 46 persen. Kendati demikian, ia menekankan agar program ini terus digulirkan secara masif hingga akhir tahun.
"Target utama kita bukan sekadar angka atau persentase capaian, melainkan bagaimana memastikan seluruh masyarakat Banten benar-benar mengikuti CKG dan terpantau kesehatannya," tegasnya.
Baca juga: Temukan potensi gangguan kesehatan, wali kota ajak warga manfaatkan CKG
Ia juga memastikan setiap temuan penyakit dari program CKG selalu ditindaklanjuti dengan penanganan medis yang komprehensif.
Sebagai contoh, jika ditemukan kasus tuberkulosis (TB), pemerintah tidak hanya mengobati pasien, tetapi juga melakukan penelusuran kontak erat (contact tracing) untuk diperiksa sebagaimana mestinya.
Oleh karena itu, Andra mengimbau masyarakat agar tidak ragu atau takut apabila memerlukan penanganan medis lanjutan. Seluruh biaya tindakan, baik di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) maupun rumah sakit, telah ditanggung oleh pemerintah.
"Penyakit yang paling banyak ditemukan potensinya dari skrining ini adalah hipertensi, diabetes, dan TBC," katanya.
Baca juga: Cakupan CKG di Lebak sudah 47,52 persen dari jumlah penduduk
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengajak warga yang telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memotivasi keluarga dan tetangga di lingkungan agar memanfaatkan fasilitas tersebut agar keluhan dan potensi penyakit dapat dideteksi dan ditangani segera.
Ia mengatakan program yang diinisasi oleh Presiden Prabowo tersebut bertujuan untuk menjamin kesehatan warga. Lalu jika ditemukan ada penyakit, maka penanganan dilakukan secara optimal dan tak dikenakan biaya karena sudah ditanggung pemerintah.
"Jangan tak dan ragu untuk ikut CKG. Program ini sangat bagus untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin jadi bisa ditangani segera," ujarnya.
Sementara itu, capaian CKG di Kota Tangerang Selatan hingga awal bulan September 2026 telah mencapai 53 persen dari total 1,4 juta jiwa penduduk.
Baca juga: Temuan kasus TB dari CKG di Tangsel langsung ditindaklanjuti
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.