Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik Hendri Satrio menilai gelaran Merdeka Run 2026 yang dihadiri lebih 12.000 peserta di Jakarta, Sabtu (29/8) merupakan bagian dari komunikasi publik yang baik.
Menurut dia, pendekatan semacam itu justru lebih mudah diterima publik ketimbang komunikasi pemerintah yang terlalu dipenuhi slogan atau pujian terhadap capaian sendiri.
"Kalau pemerintah bikin kegiatan lalu masyarakat mau datang, ya bagus. Berarti ajakannya sampai,” kata Hensa, sapaan akrab Hendri Satrio, dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Baca juga: 12 ribu pelari ikuti Merdeka Run 2026
Ia menyampaikan antusiasme dalam Merdeka Run dapat menjadi contoh bahwa komunikasi pemerintah tidak selalu harus berlangsung melalui pidato ataupun penyampaian kebijakan secara formal.
"Kadang pemerintah cukup bikin acara yang menarik, masyarakat datang, semua senang. Itu juga komunikasi. Yang penting setelah larinya selesai, pemerintah jangan ikut lari dari persoalan masyarakat," ujar Hensa.
Baca juga: PLN sukses layani kelistrikan HUT RI di Istana Merdeka hingga daerah
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam Merdeka Run tetap menjadi catatan positif bagi pemerintah. Setidaknya, pemerintah mampu membuat kegiatan perayaan kemerdekaan yang menarik masyarakat untuk datang dan terlibat langsung.
"Paling tidak, pemerintah mampu membuat perayaan kemerdekaan ini tidak hanya sekedar pidato, tetapi masyarakat juga terlibat langsung," katanya.
Namun, ia mengingatkan agar ramainya sebuah kegiatan tidak lantas dibaca terlalu jauh sebagai bentuk dukungan politik terhadap pemerintah.
"Jangan nanti karena yang datang 12.000, dianggap semuanya sedang menyatakan dukungan politik," ucap Hensa.
Baca juga: Paskibraka "Indonesia Berdaulat" sukses kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan Merdeka Run 2026 menjadi bagian dari semangat masyarakat merayakan bulan kemerdekaan melalui olahraga dengan lebih dari 12.000 pelari turut ambil bagian.
"Masih di bulan Agustus, bulan kemerdekaan. Bersama lebih dari 12.000 pelari, kembali kita rayakan kemerdekaan Indonesia," ujar Teddy dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (29/8).
Merdeka Run tahun menghadirkan rute sepanjang 8 kilometer bagi peserta umum. Ribuan pelari dari berbagai kalangan berlari bersama dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tak hanya peserta umum, penyelenggaraan Merdeka Run juga memberikan ruang bagi warga berkebutuhan khusus. Setelah kategori umum, kegiatan dilanjutkan dengan rute sepanjang 2,5 kilometer yang diperuntukkan bagi peserta berkebutuhan khusus.
Baca juga: Rayakan Kemerdekaan RI, Tangcity hadirkan "Merdeka Stamprizes"
Pewarta: Benardy FerdiansyahEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.