Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin menekankan pentingnya peran kaum nahdliyin dalam pembangunan dan memajukan kota, tidak hanya menyangkut pembangunan fisik tetapi juga akhlak dan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
"Peran ulama, para kiai, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan sangat penting. Kami memandang mereka bukan sekadar penerima program pemerintah, tetapi mitra dalam membangun masyarakat dan Kota Tangerang," kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang, Minggu.
Sachrudin menegaskan regenerasi dan keberlanjutan kepengurusan organisasi keagamaan memiliki arti strategis dalam memperkuat pembinaan umat.
Baca juga: Ormas keagamaan dan OKP Kota Tangerang ikrar kebangsaan jaga kerukunan
Menurutnya, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran penting dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sekaligus menjaga nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
"Ini bukan hanya soal jabatan atau struktur organisasi, tetapi bagaimana para nahdliyin hadir di tengah masyarakat, membimbing umat, menjaga nilai-nilai keislaman, dan merawat persatuan," imbuhnya.
Sachrudin juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Cabang NU (PCNU) Kota Tangerang yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan masa khidmat 2026–2031 dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Baca juga: Naik BRT Kota Tangerang pada 14-16 Agustus tarifnya Rp81
Adapun susunan pimpinan PCNU Kota Tangerang yang dilantik, yakni KH. Abdul Mu'thi sebagai Rais Syuriah, H. Ahmad Kafi sebagai Ketua Tanfidziyah, KH. Burhanudin sebagai Katib Syuriah, dan Khoiru Supyan sebagai Sekretaris.
"Pelantikan mengingatkan kita pada amanah, sementara istigasah mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar perlu disertai doa. Untuk itu saya berharap PCNU Kota Tangerang yang baru dilantik dapat semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin luas manfaatnya," kata Wali Kota Tangerang Sachrudin.
Baca juga: KEHATI dorong setiap pemerintah daerah miliki data keanekaragaman hayati
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.