Lebak (ANTARA) - Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Banten Kombes dr Gusti Gede Dharma Arimbawa menyebutkan 1.500 warga Kabupaten Lebak, Banten dilakukan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Kami melakukan pemeriksaan CKG melibatkan 44 tenaga medis terdiri dari dokter, termasuk dokter spesialis dan perawat," kata dia saat peresmian Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis.
Sebanyak 1.500 orang itu, terdiri atas 1.000 orang dewasa dan usia lanjut serta 500 anak sekolah.
Baca juga: Legislator Tangerang minta perkuat edukasi atasi penyakit temuan CKG
Petugas bekerja keras melayani masyarakat yang mengantre dengan tertib dan lancar.
Pemeriksaan CKG meliputi tekanan darah, gula darah, indera dan telinga, gigi, serta asam urat.
"Sebagian besar hasil CKG itu hipertensi, gula darah, asam urat, dan kolesterol," katanya.
Ia mengatakan masyarakat yang teridentifikasi penyakit tidak menular (PTM) diberikan obat dan disarankan berobat rutin ke rumah sakit atau puskesmas.
Baca juga: Program CKG di Kota Tangerang diperluas jadi budaya hidup sehat
Selain itu, pihaknya memberikan bantuan kepada lansia berupa kacamata.
"Kami minta masyarakat dapat membudayakan pemeriksaan CKG, karena memberikan manfaatnya untuk derajat kesehatan," katanya.
Tuti (55), warga Bayah, Kabupaten Lebak mengatakan senang setelah dilakukan CKG dengan hasil kondisi tubuhnya sehat dan tidak ada gula darah dan hipertensi.
"Kami ke depan setiap pekan akan melakukan pemeriksaan CKG di puskesmas," katanya.
Baca juga: Biar maksimal, Dinkes Lebak optimalkan CKG di tempat umum
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.