Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan kepada 50 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) momentum peringatan kemerdekaan bukan sekadar upacara tetapi kesempatan untuk membentuk karakter, latih kedisiplinan, tanggung jawab, dan mental,
Ia menegaskan, pengalaman selama menjadi Capaska dapat menjadi bekal berharga bagi para generasi muda untuk menghadapi tantangan dan meraih keberhasilan di masa depan.
"Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Semua membutuhkan proses, perjuangan, dan konsistensi. Karena mereka yang berhasil adalah orang-orang yang mau ditempa oleh waktu, pengalaman, dan tantangan," kata Wali Kota Sachrudin saat memberikan motivasi kepada 50 Capaska Kota Tangerang di Patio Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Selasa.
Baca juga: Putri Babinsa Kodim Serang terpilih jadi Paskibraka Nasional 2026
Wali Kota Sachrudin pun berharap, para Capaska dapat mengambil nilai dan pengalaman dari setiap tahapan pelatihan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Jaga kesehatan dan kekompakan, tetap fokus, serta jangan mudah terdistraksi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat. Selesaikan proses ini dengan sebaik-baiknya dan berikan yang terbaik untuk Kota Tangerang," ujarnya.
Selain itu, Sachrudin berpesan agar para Capaska menjalani seluruh proses pelatihan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh tanggung jawab.
"Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Tangerang yang dipercaya mengemban tugas pada momentum penting peringatan kemerdekaan. Jadikan proses ini bukan sekadar persiapan upacara, tetapi kesempatan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan mental," ujar Sachrudin.
Baca juga: Sembilan anggota Paskibraka Kabupaten Serang dilepas ke tingkat provinsi
Kepada pembina dan pelatih, Sachrudin menyampaikan apresiasi yang telah mendampingi para Capaska hingga siap menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk membentuk generasi muda Kota Tangerang yang semakin disiplin, tangguh, berkarakter, dan terus berprestasi," pungkasnya.
Pelatih Paskibraka Kota Tangerang Giza Firlana Ginting mengatakan pemusatan latihan telah dimulai sejak 8 Juli dan menjadi bagian dari persiapan untuk membentuk kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kekompakan para calon Paskibraka yang akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026.
"Kami memulai latihan dari dasar, mulai pembentukan fisik hingga Peraturan Baris Berbaris (PBB). Sekarang fokus kami menyatukan tempo gerakan dan mempersiapkan kolaborasi dengan TNI," katanya.
Ia menjelaskan, 50 anggota calon Paskibraka tahun 2026 terdiri atas 26 putri dan 24 putra yang telah melalui proses seleksi ketat oleh Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Tangerang. Seluruh peserta merupakan pelajar pilihan yang dinilai memiliki kemampuan, kedisiplinan, serta semangat nasionalisme yang tinggi.
Baca juga: Pemkab Serang bersama DPPI siap keliling bumikan nilai Pancasila di sekolah
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.