Lebak (ANTARA) - Pedagang musiman Bendera Merah Putih menjamur di sejumlah ruas jalan protokol Rangkasbitung Kabupaten Lebak menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
"Saya setiap bulan Agustus berjualan di ruas jalan protokol Multatuli Rangkasbitung, karena penghasilanya relatif lumayan," kata Kartono (40) seorang pedagang Bendera Merah Putih di Lebak, Minggu.
Kartono, pedagang musiman yang berasal dari Cirebon , Jawa Barat keempat kali berjualan di ruas jalan protokol Multatuli Rangkasbitung.
Ia setiap tahun untuk mencari penghasilan tambahan dengan berdagang Bendera Merah Putih di Rangkasbitung dan profesi lainnya berjualan di Pasar Cirebon.
"Kami sejak sepekan terakhir berjualan di sini bisa menghasilkan total omzet Rp10 juta. Pendapatan sebesar itu relatif lumayan dan dipastikan menjelang HUT Kemerdekaan RI omzet lebih besar lagi," kata Kartono.
Baca juga: Semarakkan Hari Kemerdekaan, Pemkot Tangerang bagikan bendera ke warga
Ia mengatakan, dirinya berjualan bendera di pinggir jalan protokol Multatuli Rangkasbitung menawarkan berbagai macam jenis bendera mulai dari ukuran yang terkecil hingga ukuran yang terbesar, seperti umbul-umbul, bandir jumbo, bendera background, hingga pernak-pernik dekorasi khas kemerdekaan
Harga bendera yang ditawarkan oleh pedagang musiman tersebut tergantung ukuran mulai dari Rp30 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung ukuran dan jenis bendera.
"Semua bendera dan umbul-umbul serta lainnya itu mengambil dari bos besar di Kota Cirebon dan keuntunganya sistem komisi," katanya menjelaskan.
Begitu juga pedagang lainnya, Harun (35) mengatakan penghasilan setiap harinya berjualan bendera merah putih relatif baik dengan omzet berkisar antara Rp1,5 sampai Rp3 juta per hari.
Bahkan, penjualan tahun 2025 di jalan protokol Hardiwinangun Rangkasbitung sangat menguntungkan, karena bisa meraih keuntungan bersih sekitar Rp15 juta.
Baca juga: Masyarakat Banten diimbau kibarkan bendera Merah Putih selama Agustus
Pembelinya hampir semuanya warga di komplek-komplek perumahan juga perkantoran pemerintah daerah setempat termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta.
Meski Kota Rangkasbitung relatif kecil, namun jiwa nasionalisme cukup tinggi dengan dibuktikan tingginya membeli bendera merah putih.
"Kami sangat beruntung berjualan bendera di sini bahkan hari ini hingga pukul 15.30 WIB sudah bisa menjual Rp1,3 juta," kata Harun menambahkan.
Sementara itu, sejumlah warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku terbantu dengan keberadaan penjual atribut musiman itu.
"Kami membeli bendera merah putih Rp40 ribu untuk dipasang di rumah," kata Sukma, warga Komplek Perumahan Royal Garden Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Baca juga: Pemkot Tangerang keluarkan edaran kibarkan Bendera Merah Putih sebulan
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.