Peron tinggi memberikan kemudahan bagi pelanggan ketika naik dan turun dari kereta api
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan di stasiun, salah satunya diwujudkan melalui pembangunan peron tinggi di Stasiun Cikampek, Kabupaten Karawang, guna memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keselamatan bagi pelanggan saat naik maupun turun dari kereta api.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan saat ini Stasiun Cikampek telah dilengkapi dua peron tinggi (Peron 2 dan 5) dan peron sedang di jalur VI dan VII.
Keberadaan peron tinggi tersebut dapat mengurangi perbedaan ketinggian antara peron dan lantai kereta sehingga proses naik dan turun pelanggan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, tertib, dan efisien.
Selain pembangunan peron tinggi, KAI Daop 1 Jakarta juga melakukan penambahan dan peningkatan sejumlah fasilitas pelayanan lainnya di Stasiun Cikampek sepertti penambahan overcapping dan renovasi ruang VIP.
Peningkatan fasilitas tersebut dilakukan secara bertahap untuk mendukung kenyamanan pelanggan serta kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Baca juga: KA dari Gambir dan Pasar Senen kini gunakan kereta new generation
Franoto Wibowo juga mengatakan peningkatan fasilitas di Stasiun Cikampek merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Peron tinggi memberikan kemudahan bagi pelanggan ketika naik dan turun dari kereta api. Peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya KAI Daop 1 Jakarta untuk menghadirkan pelayanan yang semakin aman, nyaman, dan tertib, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api dari dan menuju Stasiun Cikampek,” ujar Franoto dalam keterangan resminya.
Stasiun Cikampek memiliki peran strategis dalam jaringan perkeretaapian nasional. Stasiun itu menjadi titik percabangan perjalanan kereta api dari arah Jakarta menuju Bandung serta menuju Cirebon dan wilayah lain di jalur utara Pulau Jawa.
Posisi strategis tersebut menjadikan Stasiun Cikampek sebagai salah satu simpul transportasi penting di Kabupaten Karawang sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antardaerah.
Baca juga: Tiket hemat, KAI hadirkan diskon hingga 30 persen di BBWI 2026
Stasiun Cikampek saat ini melayani sejumlah perjalanan kereta api, antara lain:
1. KA Jayabaya (91) relasi Malang - Pasar Senen
2. KA Jayabaya (92) relasi Pasar Senen - Malang
3. KA Harina (95) relasi Surabaya Pasar Turi - Bandung.
4. KA Harina (96) relasi Bandung - Surabaya Pasar Turi
5. KA Harina (99) relasi Surabaya Pasar Turi - Bandung
6. KA Harina (100) relasi Bandung - Surabaya Pasar Turi
7. KA Gunungjati (117B) relasi Cirebon - Gambir
8. KA Gunungjati (120B) relasi Gambir - Cirebon
9. KA Cakrabuana (121B) relasi Cirebon - Gambir
10. KA Cakrabuana (122B) relasi Gambir - Cirebon
11. KA Parahyangan (135B) relasi Bandung - Gambir
12. KA Parahyangan (136B) relasi Gambir - Bandung
13. KA Singasari (149) relasi Blitar - Pasar Senen
14. KA Singasari (150) relasi Pasar Senen - Blitar
15. KA Ciremai (171B) relasi Semarang Tawang - Bandung
16. KA Ciremai (172B) relasi Bandung - Semarang Tawang
17. KA Jayakarta (251) relasi Surabaya Gubeng - Pasar Senen
18. KA Jayakarta (252B) relasi Pasar Senen - Surabaya Gubeng
19. KA Airlangga (271A) relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen
20. KA Airlangga (272B) relasi Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi
21. KA Serayu (283A) relasi Purwokerto - Pasar Senen
22. KA Serayu (284B) relasi Pasar Senen - Purwokerto
23. KA Serayu (287B) relasi Purwokerto - Pasar Senen
24. KA Serayu (288) relasi Pasar Senen - Purwokerto
25. KA Cikuray (299) relasi Garut - Pasar Senen
26. KA Cikuray (300) relasi Pasar Senen - Garut
27. KA Gajayana Tambahan (7001A) relasi Malang - Gambir
Baca juga: KAI tambah pemberhentian 13 perjalanan KA di Stasiun Jatinegara
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, jumlah pelanggan yang berangkat dari Stasiun Cikampek mencapai 114.337 orang.
Secara terperinci, jumlah pelanggan yang berangkat dari Stasiun Cikampek tercatat sebanyak 15.579 orang pada Januari, 12.210 orang pada Februari, 26.261 orang pada Maret, 13.626 orang pada April, 15.205 orang pada Mei, 15.936 orang pada Juni serta 15.520 orang pada Juli 2026
Jumlah tersebut meningkat sekitar 6,1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 107.739 pelanggan. Peningkatan volume pelanggan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi massal.
“Peningkatan jumlah pelanggan perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas dan pelayanan yang memadai. KAI akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan fasilitas dengan memperhatikan aspek keselamatan, kebutuhan pelanggan, serta kondisi operasional di setiap stasiun,” kata Franoto.
Baca juga: KAI: ROW bukan tempat bermain sepak bola maupun aktivitas
Selain melakukan peningkatan fasilitas pelayanan di dalam area stasiun, KAI Daop 1 Jakarta juga mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Karawang dalam melakukan penataan kawasan perkotaan Cikampek, khususnya di lingkungan sekitar Stasiun Cikampek.
Menurut Franoto, sinergi antara KAI dan pemerintah daerah diperlukan untuk mewujudkan kawasan stasiun yang lebih tertata, aman, bersih, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat.
“KAI menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Karawang dalam melakukan penataan kawasan perkotaan Cikampek. Kami berharap kolaborasi tersebut dapat menciptakan lingkungan di sekitar stasiun yang semakin tertib, bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Franoto.
Baca juga: 664 ribu wisatawan mancanegara pilih naik kereta api dari Jakarta
Pewarta: Lukman HakimEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.