Tangerang (ANTARA) - Dinas Pendidikan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Banten menggelar Nonton Bareng (Nobar) Film Jejak Pahit Si Kembang Gula serta edukasi kewaspadaan terhadap narkoba yang di susupkan lewat media makanan ringan seperti permen.
Kepala BNN Kota Tangerang Kombes Pol Vivick Tjangkung di Tangerang, Senin, mengatakan edukasi tentang bahaya narkotika terus di maksimalkan, termasuk ke ruang sekolah melalui pendekatan visual yang adaptif dan mudah dicerna.
"Lewat film ini, kami berharap kolaborasi antara pemerintah, BNN, guru, dan orang tua makin kuat untuk membentengi generasi muda Kota Tangerang dari bahaya narkoba dan bullying secara berkelanjutan," kata Vivick di Mall Balekota.
Baca juga: Keluarga dan sekolah dinilai berperan cegah peredaran narkotika
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Anastasia Tri Setiyawati menambahkan seluruh peserta didik agar selalu teliti dan tidak mudah menerima makanan atau pemberian apa pun dari orang yang tidak dikenal.
"Anak-anak harus lebih waspada dan teliti. Jangan sembarangan menerima sesuatu dari seseorang, apalagi yang berpotensi terselip zat berbahaya seperti narkoba. Semoga anak-anak semakin terinspirasi untuk selalu menjaga pergaulannya ke arah yang positif," kata dia.
Ia juga mengatakan jika kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk membentengi para pelajar jenjang SD dan SMP dari ancaman peredaran narkoba modus baru serta perilaku bullying (perundungan) di lingkungan sekolah.
Baca juga: Bea Cukai Soetta gagalkan penyelundupan 18 kg ganja dari Amerika dan Rusia.
Sementara itu Film Jejak Pahit Si Kembang Gula berisi pesan moral, semangat gotong royong. Sutradara film Jejak Pahit Si Kembang Gula, Franklin Darmadi menyampaikan, ide awal pembuatan film ini didasari oleh keprihatinannya terhadap minimnya aktivitas outdoor anak-anak zaman sekarang yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain gadget. Kondisi tersebut dinilai rentan menurunkan kewaspadaan mereka terhadap lingkungan sekitar.
"Fenomena narkoba yang disusupkan lewat permen sangat meresahkan. Lewat film ini, kami ingin memberikan hiburan yang sarat edukasi, gotong royong, sekaligus meningkatkan kewaspadaan orang tua," katanya.
Baca juga: BNN: Peran keluarga penting ciptakan lingkungan bebas narkoba
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.