Tangerang (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengatakan setiap anak binaan tetap memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan pembinaan yang layak sebagai tanggung jawab negara terhadap masa depan mereka.

"Negara hadir di sini tetap melindungi hak-hak anak. Mereka tetap memiliki cita-cita dan masa depan. Mereka diberikan pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pembinaan mental agar saat kembali ke masyarakat mampu mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Dudung dalam peringatan Hari Anak Nasional di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Anak Kelas I Tangerang, Selasa.

Ia menegaskan, pemerintah memberikan jaminan terhadap hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum melalui penyediaan pendidikan, pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, hingga dukungan fasilitas belajar.

Apalagi saat ini terdapat sekitar 2.000 anak binaan di berbagai lembaga pemasyarakatan anak di Indonesia yang menjadi tanggung jawab negara untuk dibina dan dipersiapkan agar dapat kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Baca juga: Pemkot Tangerang terbitkan SE Gerakan Ayah Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Dudung Abdurachman bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto meninjau langsung berbagai program pembinaan yang diikuti anak binaan seperti pendidikan agama, pembelajaran ilmu pengetahuan, pendidikan seni, hingga pelatihan keterampilan diantaranya menjahit yang dipersiapkan sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat.

Selain meninjau kegiatan belajar mengajar, rombongan juga melihat pemanfaatan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, termasuk penggunaan smart board bantuan Presiden.

"Pemerintah berencana menambah perangkat tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak peserta didik di lingkungan lapas anak," ujarnya.

Baca juga: KSP Dudung nilai keberadaan madrasah jaga nilai gotong royong di era modern

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto memastikan fasilitas pendidikan yang diterima anak binaan telah disiapkan dengan standar yang setara dengan sekolah umum sehingga mereka tetap dapat mengikuti perkembangan teknologi dan proses pembelajaran secara optimal.

"Hasil pengecekan menunjukkan bahwa fasilitas dan dukungan pendidikan yang diterima anak-anak di sini sama dengan yang diterima peserta didik di luar. Ke depan fasilitas akan terus ditingkatkan dan diharapkan dapat menjangkau seluruh lapas anak di Indonesia," kata Agus.

Selain pendidikan formal, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga terus mengembangkan berbagai program pelatihan keterampilan kerja sebagai bekal kemandirian anak binaan. 

Melalui berbagai program pendidikan, pembinaan karakter, serta pelatihan keterampilan tersebut, pemerintah berharap anak-anak binaan dapat memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan dan kembali ke lingkungan masyarakat.

"Semua pelaksanaan program tersebut tetap mengedepankan prinsip perlindungan anak dengan memastikan tidak terjadi eksploitasi selama proses pembinaan," ujarnya.

Baca juga: Kepala KSP berikan arahan bagi Relawan MBG di Kota Tangerang



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026