Serang (ANTARA) - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Banten, mencatat Pantai Anyer dan Cinangka masih diminati wisatawan nusantara selama periode libur sekolah terlihat sebanyak 273.158 wisatawan mengunjungi objek wisata tersebut

Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, di Serang, Selasa, merinci bahwa tingginya angka kunjungan tersebut didominasi oleh pergerakan wisatawan nusantara yang mencapai 273.152 orang ditambah dengan kunjungan enam wisatawan mancanegara pada masa libur sekolah periode 29 Juni hingga 5 Juli 2026.

Catatan positif ini menunjukkan bahwa objek wisata yang menawarkan keindahan ombak dan pesona bahari tersebut masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu libur panjang.

"Alhamdulillah, destinasi pantai di Anyer dan Cinangka masih menjadi primadona dan tujuan yang menarik wisatawan dari Jabodetabek maupun warga daerah sekitar,” ujar Anas.

Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau naik, wisata ke Pantai Anyer dinilai aman

Menurut Anas, tren positif pariwisata di Kabupaten Serang sangat dipengaruhi oleh adanya peningkatan prasarana akomodasi, baik hotel maupun destinasi yang terus dikembangkan secara berkelanjutan. Pelayanan hotel yang prima dinilai berhasil membuat para tamu betah dan tidak berpaling ke daerah lain.

Selain itu, kawasan wisata Anyer dan Cinangka menawarkan berbagai keunggulan bagi wisatawan, di antaranya kondisi pantai berpasir tanpa karang yang aman dan ramah bagi anak-anak, pilihan wahana aktivitas permainan modern seperti ATV dan banana boat, suasana pesisir yang asri untuk sekadar bersantai menikmati deburan ombak serta tenggelamnya matahari.

Anas juga menambahkan bahwa selain wisata air, para pelancong memiliki beragam alternatif destinasi lain di sekitar kawasan Anyer dan Cinangka yang sarat edukasi dan keindahan alam.

"Ada pilihan destinasi seperti Titik Nol Kilometer yang merupakan destinasi sejarah pembangunan Jalan Anyer-Panarukan. Selain itu, ada juga destinasi alam Karang Bolong, dan tentunya banyak pilihan untuk berlibur bersama keluarga," tuturnya.

Baca juga: Mendes Yandri siapkan bantuan kembangkan desa wisata Banten

Anas pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu menghabiskan waktu liburan di Kabupaten Serang karena keindahan pantainya memberikan banyak pelajaran kehidupan serta dijamin aman dan nyaman.

Rekor kunjungan yang dicatat Disporapar ini memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap sektor akomodasi di sekitar pesisir Kabupaten Serang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Media Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Nandang Permana, mengonfirmasi bahwa libur sekolah membawa lonjakan tajam bagi para pelaku usaha perhotelan.

”Alhamdulillah saat liburan sekolah ini tingkat hunian hotel masih penuh. Okupansi hotel di angka 80 sampai 100 persen,” ucap Nandang.

Baca juga: Di festival wisata, Pemprov Banten padukan adu bakat dan ekraf



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026