Kota Tangerang (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Tangerang melibatkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang, Banten, menjadi pelaku ekonomi mandiri dengan menjadi agen Rumah Pangan Kita (RPK) untuk mendistribusikan bahan pangan murah secara merata ke masyarakat.

Wakil Pemimpin Bulog Cabang Tangerang Fajar Maully Pratama di Kota Tangerang, Selasa, mengatakan melalui gerai RPK binaan, Bulog berharap banyak ibu - ibu yang bergabung menjadi agen sehingga akses pangan murah semakin meluas.

Sehingga program pangan murah yang digencarkan oleh Bulog Tangerang menjadi semakin dekat dan mudah diakses masyarakat Kota Tangerang.

"Mengingat luasnya wilayah Tangerang Raya dan terbatasnya personel, Bulog membutuhkan kader PKK sebagai perpanjangan tangan resmi untuk mendistribusikan pangan murah secara merata ke masyarakat," ujarnya.

Baca juga: PKK Banten berdayakan kaum ibu untuk wujudkan konsumen cerdas

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Tihar Sopian menegaskan kerja sama ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi kaum perempuan sekaligus menjaga stabilitas isi dompet keluarga.

Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pilar ekonomi yang berdaya saing dan berdaya guna di setiap lini kehidupan masyarakat demi mewujudkan keluarga yang sejahtera.

"Sumber daya manusia kita, khususnya kaum perempuan di Kota Tangerang, harus memiliki daya saing yang tinggi, berdaya guna, dan mampu menjadi pelaku ekonomi di setiap lini kehidupan. Melalui program ini, kita ingin memastikan ibu-ibu di Kota Tangerang semakin berdaya secara ekonomi dan keluarganya sejahtera," ujar Tihar.

Ketua Bidang I Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tangerang Yayat Sugiarti Herman menyambut positif hadirnya program RPK di tengah para kader. Menurutnya, kolaborasi ini adalah jawaban yang sangat dibutuhkan oleh ibu rumah tangga untuk mengamankan ketersediaan pangan berkualitas tinggi namun dengan harga yang tetap ramah di kantong.

"Selain harganya yang terjamin dan sangat terjangkau, kualitas produknya juga sangat bagus. Ini menjadi angin segar bagi kita semua di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif atau turun-naik," jelas Yayat.

Baca juga: Sertifikasi halal beri nilai tambah produk diterima konsumen



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026