Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, berkomitmen menjaga kelestarian budaya lokal sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi kreatif dengan mengupayakan festival seni dan budaya, seperti Mancak Festival yang menjadi agenda rutin tahunan daerah tersebut.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dalam keterangan di Serang, Kamis, menyampaikan festival yang memadukan unsur kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi magnet pariwisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah.

”Melihat antusiasme masyarakat, Mancak Festival ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan. Kita berharap festival ini berkembang semakin besar, menjadi daya tarik wisata dari luar daerah,” ujarnya.

Baca juga: 30 mahasiswa UGM gali potensi pariwisata di Macak Serang

Mancak Fest 2026 berlangsung selama 1 hingga 10 Juni 2026 menjadi panggung unjuk kebolehan seni budaya tradisional kebanggaan masyarakat Banten, seperti pergelaran budaya seni persilatan TTKKDH, bandrong, hingga hiburan tari jaipong.

Acara diinisiasi Paguyuban Wong Creative Mancak (PUWNCAK) bersama KNPI Kecamatan Mancak ini juga menyajikan berbagai perlombaan religi dan olahraga, seperti lomba qasidah, pemilihan dai cilik (pildacil), senam massal, fun run, hingga jalan sehat dengan hadiah utama tiket umrah gratis.

”Semua ini menjadi bukti nyata kekayaan budaya dan kreativitas tanpa batas yang dimiliki oleh masyarakat Mancak,” kata Bupati Ratu Rachmatuzakiyah yang akrab disapa Zakiyah tersebut.

Baca juga: Kontingen Kabupaten Serang bidik juara Popda dan Peparpeda 2026

Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang, ia mengapresiasi kolaborasi para pemuda daerah yang telah berhasil menghidupkan ruang budaya dan ekonomi secara swadaya.

Melalui sinergi gotong royong ini, masyarakat terbukti mampu menciptakan ruang ekonomi kreatif yang mandiri tanpa mengesampingkan identitas budaya lokal.

Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk terus konsisten meningkatkan kualitas kegiatan di tahun-tahun mendatang demi mengangkat marwah daerah.

”Jadilah pionir pemuda yang tangguh, adaptif, dan terus melahirkan karya-karya yang mengangkat martabat Kabupaten Serang,” demikian Zakiyah.

Baca juga: Polda Banten sosialisasikan pencegahan kekerasan dan TPPO di Serang



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026