Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat tata kelola air secara terpadu guna mengatasi ancaman banjir dan tingginya kebutuhan pasokan air di daerah tersebut melalui pembentukan Dewan Sumber Daya Air (SDA) periode 2026–2030.

"Provinsi Banten dianugerahi air yang berlimpah," kata Gubernur Banten, Andra Soni, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan SDA Provinsi Banten, di Serang, Rabu.

Meski demikian, Gubernur menekankan bahwa potensi aset alam yang melimpah tersebut dapat berubah menjadi pemicu bencana jika tidak dikelola secara tepat. Ia menyoroti fenomena alih fungsi daerah aliran sungai (DAS) menjadi permukiman yang berdampak pada peningkatan risiko banjir di sejumlah wilayah, khususnya kawasan Tangerang Raya.

Baca juga: Sisi selatan tol Sedyatmo dibuatkan saluran untuk atasi genangan

Menurut Andra, kehadiran Dewan SDA memegang peran vital untuk menyatukan persepsi para pemangku kepentingan serta mengintegrasikan data yang selama ini masih tersebar di berbagai instansi. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan dasar yang lebih kuat dalam merumuskan kebijakan tata kelola air.

Tantangan pengelolaan air di Banten dinilai semakin kompleks seiring lonjakan pertumbuhan penduduk. Kebutuhan lahan permukiman yang meluas menekan area kawasan penyangga air, diperparah dengan masalah pendangkalan sungai dan muara yang harus segera ditangani.

"Tantangan utama kita adalah pertumbuhan penduduk dan kebutuhan permukiman," ujarnya.

Gubernur menilai pengelolaan sumber daya air selama ini masih cenderung berjalan secara parsial dan sektoral. Ia mencontohkan persoalan manajemen sungai yang kerap berbenturan batas kewenangan antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian PUPR dengan Pemprov Banten.

"Tidak boleh lagi sektoral, harus bersama-sama," tegasnya.

Pasca dikukuhkan, Andra Soni langsung menginstruksikan Dewan SDA untuk segera bekerja mengintegrasikan data dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan memetakan langsung kondisi sungai di lapangan guna menentukan tindak lanjut.

Baca juga: Banten dan DKI perkuat kolaborasi tangani banjir dan sampah



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026