Tangerang (ANTARA) - Sebanyak empat server khusus disiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Banten untuk memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan lancar dan dapat diakses masyarakat tanpa kendala.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany di Tangerang, Senin, mengatakan penguatan infrastruktur juga dilakukan dengan pemantauan sistem selama 24 jam penuh setiap hari. Pengawasan dilakukan dengan sistem kerja tim yang dibagi dalam tiga shift guna memastikan layanan tetap stabil.

“Pemantauan kami lakukan selama 24 jam. Tim kami bekerja dalam sistem shift agar layanan tetap terjaga tanpa gangguan,” kata Mugiya.

Baca juga: Pemkot Tangerang jamin sekolah gratis di 142 sekolah swasta

Diskominfo juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas sistem melalui penguatan layanan server dan pemantauan jaringan secara berkelanjutan.

“Diskominfo telah menyiapkan empat server khusus yang difungsikan untuk mendukung proses SPMB di Kota Tangerang. Kami juga berkomitmen memastikan sistem berjalan lancar dan dapat diakses masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung layanan kepada masyarakat, Diskominfo Kota Tangerang juga menyediakan kanal pengaduan dan layanan informasi yang dapat diakses melalui WhatsApp Helpdesk Dinas Pendidikan di 0877 4852 8302 dan 0877 4852 8303.

“Layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala, seperti kesulitan akses, kebutuhan informasi, hingga permasalahan teknis seperti PIN pendaftaran,” jelas Mugiya.

Baca juga: Gubernur Banten ingatkan kepala sekolah tolak titipan siswa baru

Pemerintah Kota Tangerang melalui Diskominfo menegaskan, layanan ini akan terus dioptimalkan hingga seluruh rangkaian proses SPMB 2026 selesai, termasuk pada tahap pembukaan pendaftaran jenjang SMP yang dijadwalkan mulai 19 Juni 2026.

"Kami juga menerima masukan dari masyarakat untuk kelancaran SPMB," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Wahyudi Iskandar mengatakan SPMB 2026 jenjang SD diawali melalui jalur disabilitas pada 2-3 Juni 2026, jalur mutasi pada 5 Juni 2026, jalur afirmasi pada 8 Juni 2026, jalur domisili lingkungan pada 10 Juni 2026, jalur domisili wilayah pada 12-23 Juni 2026, serta jalur domisili umum atau luar kota pada 17 Juni 2026.

Berdasarkan data, lanjutnya, jumlah pendaftar diperkirakan mencapai sekitar 25.000 calon murid, sedangkan kuota SD negeri hanya 18.000 kursi.

Baca juga: Pemkot Tangsel sediakan lima ribu beasiswa di SMP swasta



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026