Tangerang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Banten siapkan program rehabilitasi tata kelola gas metana yang dihasilkan dari tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Jumat, mengatakan tata kelola gas metana menjadi program prioritas mendesak yang akan diatasi sebagai upaya pembangunan strategis di TPA Rawa Kucing.

Selain itu, DLH juga akan merevitalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) sebagai kunci utama untuk menyelesaikan sanksi administratif yang sebelumnya sempat dijatuhkan pemerintah pusat ke TPA Rawa Kucing.

Baca juga: DLH Lebak tekankan warga tak buang sampah sembarangan

"Kedua program ini masuk proyek pembangunan strategis yang dicanangkan dari peningkatan fasilitas dan infrastruktur pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing," ujarnya.

Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga akan menggencarkan pembangunan fasilitas pusat daur ulang sampah untuk mengurangi jumlah volume sampah yang masuk di TPA Rawa Kucing secara signifikan.

Saat ini, TPA Rawa Kucing telah memiliki fasilitas daur ulang sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) yang beroperasi setiap hari.

Baca juga: DLH Kota Tangerang gelar uji emisi gratis khusus roda empat pekan depan

Selain itu, Pemkot Tangerang menargetkan integrasi ketiga proyek pembangunan strategis tersebut dapat menunjang transformasi ramah lingkungan di TPA Rawa Kucing secara jangka panjang.

“Kami berharap dengan berjalan tiga proyek pembangunan strategis ini bisa menuntaskan sanksi administratif seratus persen, sekaligus peningkatan fasilitas dan pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing menjauh jauh lebih optimal,” ujarnya.

Baca juga: DLH Tangerang gandeng kampus kembangan teknologi kelola tanaman



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Lukman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026