Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, telah menyediakan beasiswa bagi 5.000 siswa masuk sekolah swasta bagi yang tidak diterima di SMP negeri karena keterbatasan kuota.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Jumat, mengatakan kuota yang tersedia untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri tahun 2026/2027 yakni 9.976 siswa.

Sementara itu setiap tahun terdapat sekitar 25.000 lulusan SD di Tangsel yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Dari jumlah tersebut, rata-rata 12.000 hingga 15.000 siswa memilih mendaftar ke sekolah negeri.

Baca juga: Dindik Banten perluas program sekolah gratis hingga madrasah aliah

"Bagi yang tidak diterima di SMP Negeri, kita bekerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Tangerang Selatan. Nantinya kita siapkan 5.000 beasiswa untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta agar biaya pendidikannya gratis," kata Pilar.

Pihaknya terus menambah kapasitas layanan pendidikan melalui pembangunan SMP negeri baru, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta, yang menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan.

"Dalam RPJMD Kota Tangsel, selama lima tahun ada pembangunan tujuh SMP negeri dan swasta. Sambil itu berjalan, kita tetap bekerja sama dengan sekolah swasta," katanya.

Untuk SPMB jenjang SMP negeri, Pilar mengatakan pelaksanaannya dilakukan secara daring melalui situs https://spmb.tangerangselatankota.go.id.

Baca juga: Pemkab Serang salurkan beasiswa untuk siswa dan guru

Bagi calon murid yang mengalami kendala selama proses pendaftaran, dapat datang langsung ke SMP Negeri tujuan untuk mendapatkan bantuan dari panitia sekolah.

Calon murid SMP Negeri wajib telah lulus dari SD, SD Terbuka, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Paket A, atau bentuk lain yang sederajat serta berusia paling tinggi 15 tahun pada 1 Juli 2026. Khusus lulusan tahun sebelumnya, wajib melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi oleh sekolah asal.

Selain itu calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, kemampuan tahfiz Al-Qur'an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda dapat mengikuti jalur prestasi dengan melampirkan dokumen pendukung yang dipersyaratkan.

Baca juga: Pemkot Tangerang latih ibu rumah tangga olah makanan kreatif

SPMB SMP negeri membuka empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili dengan kuota 40 persen, Jalur Prestasi kuota 25 persen, Jalur Afirmasi kuota 30 persen dan Jalur Mutasi lima persen.

Untuk persyaratan administrasi, calon murid wajib melampirkan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Lulus (SKL) atau surat keterangan telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari sekolah asal.

Khusus Jalur Domisili, KK harus telah tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) paling singkat satu tahun atau terdata paling lambat 1 Juni 2025.

Baca juga: Jika tidak masuk SDN, Pemkot Tangerang siapkan SD swasta gratis



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Lukman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026