Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Banten untuk berkolaborasi secara strategis guna mendorong pemberdayaan perempuan dan meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut agar naik kelas.
Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Rabu, menyampaikan bahwa organisasi yang menghimpun para perempuan pengusaha seperti Iwapi memiliki peran yang krusial dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, terutama di sektor ketahanan ekonomi keluarga.
"Salah satu fokus Presiden Prabowo Subianto adalah bagaimana mengangkat kelas UMKM, dan ini sangat penting. Kita butuh dukungan untuk sosialisasi dan menyukseskan kebijakan pemerintah tersebut, termasuk dari kalangan pengusaha perempuan," ungkapnya.
Baca juga: IWAPI luncurkan platform digital berisi fitur kewirausahaan
Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Banten membuka pintu selebar-lebarnya bagi Iwapi untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan provinsi. Keterlibatan perempuan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, yang dapat dimulai dari inisiatif-inisiatif sederhana di lingkungan terdekat.
Beberapa langkah pemberdayaan ekonomi yang didorong oleh Pemprov Banten antara lain mendampingi pelaku usaha perempuan agar mampu bersaing dan naik kelas, menggalakkan gerakan menanam kebutuhan harian rumah tangga dan memulai usaha produktif berskala kecil, seperti budi daya peternakan atau perikanan.
Menyambut baik tawaran kolaborasi tersebut, Ketua Iwapi Provinsi Banten, Renny Fonda, menyatakan bahwa organisasinya siap menjadi mitra strategis pemerintah.
Baca juga: Kemen UMKM ajak industri musik libatkan produk dan jasa UMKM
Renny, yang baru saja terpilih sebagai Ketua Umum periode 202-2031 melalui Musyawarah Daerah (Musda) II, memastikan kepengurusan nya yang merangkul seluruh kabupaten/kota se-Banten siap memperkuat sinergi hingga ke tingkat akar rumput.
Renny memaparkan sejumlah program kerja unggulan yang telah disiapkan untuk mendukung program Pemprov Banten, di antaranya kolaborasi lintas sektor bekerja sama dengan berbagai kementerian, khususnya untuk menggenjot produktivitas di sektor pertanian.
Pengembangan pariwisata melakukan kampanye digital dan lokakarya untuk mempromosikan destinasi wisata lokal Banten dan penguatan ekonomi kreatif memberdayakan pelaku usaha perempuan yang bergerak di industri kreatif daerah.
"Ini menjadi salah satu strategi kami untuk meningkatkan potensi pariwisata di Banten sekaligus memberdayakan pelaku usaha perempuan yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata," pungkas Renny.
Baca juga: BI Banten optimalkan wakaf produktif untuk berdayakan UMKM
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.