Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cikupa, Polresta Tangerang, Banten, tengah mendalami penyebab utama terjadinya peristiwa kebakaran bengkel di Jalan Raya Pesar, RT/RW 07/03, Kelurahan Sukamulya yang mengakibatkan adanya korban jiwa.

"Masih dalam proses penyelidikan untuk dugaan terjadinya peristiwa kebakaran tersebut," ucap Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah kepada ANTARA di Tangerang, Minggu.

Ia menerangkan, sebagai langkah lanjutan dari proses penyelidikan, polisi saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi  guna mengungkap insiden nahas tersebut.

Baca juga: Kebakaran bengkel di Cikupa Tangerang tewaskan satu orang

Lebih lanjut, kata Syaiful, dari hasil keterangan beberapa saksi itu mengatakan bahwa peristiwa terjadi ketika salah satu pegawai bengkel tengah memperbaiki motor dengan mengelas shield water, sehingga terjadi perambatan ke bangunan bengkel.

"Berdasarkan analisa dugaan sementara, titik awal kebakaran diduga bersumber dari sepeda motor yang sedang dalam proses perbaikan, yang pada saat itu disemprotkan cairan pembersih karburator, sehingga memicu menjalarnya api ke lingkungan sekitar," paparnya.

Dia menambahkan, atas insiden ini terdapat satu korban jiwa berinisial JA (19) berjenis kelamin perempuan yang diduga terjebak di dalam ruangan atau toilet yang ada di bangunan bengkel yang terbakar.

"Korban meninggal dunia yang berada di ruang mandi, dengan kondisi seluruh tubuh telah terbakar," ucapnya.

Baca juga: Kebakaran landa gudang plastik di Kapuk Jakarta Barat

Ia juga mengungkapkan, setelah kejadian jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk penanganan lebih lanjut.

"Tentunya untuk korban masih dalam proses pemeriksaan di RSUD Balaraja," kata dia.

Sementara itu, Tim Damkar dari BPBD Kabupaten Tangerang telah mengirimkan dua tim pemadam kebakaran untuk menjinakkan api di lokasi kejadian.

Dalam proses pemadaman api tersebut petugas Damkar yang berada di lapangan membutuhkan waktu beberapa jam, hingga pada akhirnya bisa mensterilisasi dan evakuasi korban dari bangunan yang terbakar.

Baca juga: Pertamina Patra RJBB apresiasi tindakan cepat operator SPBU di Karawang



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026