Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 akan digelar pada Senin (1/6), dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto masih menunggu konfirmasi resmi.
Qodari usai menghadiri jumpa pers persiapan PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Jakarta, Minggu, mengatakan kepastian kehadiran Presiden akan disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Tanyakan ke Seskab ya (kehadiran Prabowo), tapi kalau saya sih dapat undangan bahwa besok akan ada upacara seperti biasa," katanya.
Baca juga: Presiden Prabowo dan Macron perkuat sinergi dari pertahanan hingga ekonomi
Ia menyebut telah menerima undangan untuk menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan berlangsung pada Senin.
Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun sebelumnya, Presiden Prabowo menghadiri upacara yang digelar di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, pada 2 Juni 2025.
Saat itu, Presiden bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri pejabat negara, jajaran menteri, personel TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa.
Dalam amanatnya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain upacara, rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila juga mencakup pembacaan teks Pancasila, sambutan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), serta penampilan budaya yang mencerminkan keberagaman dan persatuan Indonesia.
Baca juga: PPP dukung kepemimpinan Presiden Prabowo untuk kesejahteraan rakyat
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia/Azfar MuhammadEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.