Tangerang (ANTARA) - Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang religius dan berakhlakul karimah melalui penguatan pendidikan karakter berbasis pembelajaran keagamaan yang terstruktur.
“Di dalam Madrasah Diniyah Takmiliyah terdapat banyak pelajaran dan materi keagamaan yang pada akhirnya membentuk karakter anak, khususnya dalam konteks akhlakul karimah,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi dalam keterangannya di Tangerang Minggu.
Ia juga mengapresiasi madrasah seperti Yayasan Pendidikan Al-Husna yang menjadikan pembelajaran tahfidz sebagai salah satu standar kelulusan siswa.
Baca juga: KSP Dudung nilai keberadaan madrasah jaga nilai gotong royong di era modern
Ia menilai, komitmen tersebut merupakan langkah positif dalam melahirkan generasi Qurani yang berkualitas.
“Karena tidak banyak yayasan yang menjadikan metode pembelajaran tahfidz sebagai standar kelulusan bagi siswa-siswinya. Mudah-mudahan terus konsisten dan terus diberikan berbagai materi lain yang lebih baik lagi, khususnya berkaitan dengan pendalaman Al Quran itu sendiri,” katanya.
Rusdi turut memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak cepat merasa puas dalam mempelajari Al Quran. Ia menegaskan Al-Qur’an merupakan sumber ilmu yang sangat luas dan memerlukan pendalaman melalui berbagai cabang keilmuan Islam.
Baca juga: MAN IC Serpong jadi madrasah pertama raih kurikulum IBDP
Ketua Yayasan Pendidikan Al-Husna Tangerang, Iis Baheramsyah menjelaskan Imtihan merupakan ujian akhir hafalan Al Quran dan menjadi salah satu syarat kelulusan siswa di Al-Husna.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak sekitar 250 siswa mengikuti Imtihan dan Haflatul Wada sebagai pelepasan menuju jenjang pendidikan berikutnya.
“Di Al-Husna, salah satu syarat kelulusan adalah hafalan Al Quran minimal dua juz, bahkan ada yang mencapai tiga juz. Harapannya, lulusan Al-Husna siap menjadi generasi Qurani yang berakhlakul karimah dan selaras dengan motto Kota Tangerang,” ujarnya.
Baca juga: Insentif guru madrasah di Kabupaten Serang 50 persen
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.