Tangerang (ANTARA) - DPRD Kota Tangerang menyatakan Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dan memperkuat usaha berbasis kerakyatan hingga tingkat kelurahan.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, di Tangerang, Jumat, mengatakan program Koperasi Merah Putih merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“DPRD berharap Koperasi Merah Putih dapat memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lokal,” katanya.
Menurut dia, pembinaan kelembagaan dan dukungan akses permodalan menjadi faktor penting agar koperasi dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan.
Ia menilai koperasi yang berjalan baik hingga tingkat kelurahan akan memperkuat perputaran ekonomi daerah dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Baca juga: Agrinas bangun dua gedung Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang
Berdasarkan data Pemerintah Kota Tangerang, sebanyak 104 Koperasi Merah Putih telah terbentuk dan memiliki badan hukum melalui penandatanganan akta pendirian pada 2025.
Hingga 2026, tercatat 28 koperasi telah aktif beroperasi dan melakukan transaksi usaha dengan dukungan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Kota Tangerang.
Sementara itu, Asisten Daerah II Pemerintah Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, mengatakan satu gedung Koperasi Merah Putih di Kelurahan Babakan telah dibangun oleh PT Agrinas dan satu unit lainnya masih dalam proses pembangunan di wilayah Cibodas Baru.
Menurut dia, pemerintah daerah terus memberikan pembinaan berkala kepada pengurus koperasi agar memahami administrasi keuangan dan pengelolaan usaha.
“Harapannya Koperasi Merah Putih dapat menggerakkan ekonomi wilayah karena memiliki fungsi strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Banten ajak Dekopin kembangkan ekonomi lewat koperasi
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.