Serang (ANTARA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama PT KAF resmi menetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang proyek percontohan (pilot project) nasional untuk standardisasi pengelolaan dan penyaluran hewan kurban.

Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, di Serang, Kamis, menyatakan bahwa Kabupaten Serang dipilih sebagai lokasi percontohan perdana karena dinilai sebagai daerah yang paling siap untuk menjalankan program kolaborasi tersebut.

"Kita memantau mana pemerintah kabupaten yang paling siap untuk dilakukan pilot project pertama, dan terima kasih yang pertama itu adalah Pemkab Serang," kata Yandri saat kegiatan penyembelihan 1.000 hewan kurban.

Baca juga: Irfan Hakim libatkan puluhan orang kemas daging kurban

Ia menjelaskan, proyek percontohan ini menerapkan standar ketat sejak hulu hingga hilir. Pelaksanaannya dipantau secara detail mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, pengerahan juru sembelih bersertifikat halal, hingga pelibatan dokter hewan guna menjamin kelayakan konsumsi daging. Fokus distribusi juga dipastikan tepat sasaran bagi kelompok masyarakat desil 1 hingga 3.

Menyambut penunjukan wilayahnya sebagai lokasi percontohan, Bupati Serang, Ratu Racmatuzakiyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kemendes dan PT KAF atas terwujudnya nota kesepahaman (MoU) tersebut.

"Alhamdulillah kami bisa menyambut MoU ini karena semuanya murni untuk kepentingan masyarakat," kata Ratu.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang bantu evakuasi dua sapi kurban yang terlepas

Ratu menjelaskan, sebagai langkah awal dari proyek percontohan ini, dilakukan pemotongan perdana sebanyak 1.000 ekor domba dalam satu waktu. Daging kurban tersebut langsung didistribusikan kepada sekitar 22.000 mustahik yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Serang.

"Semoga ini terus berkelanjutan karena MoU ini berlaku lima tahun. Insya Allah ke depan jumlah hewan kurban yang dipotong dan disalurkan bisa terus bertambah," ujarnya.

Ke depannya, inisiatif kolaborasi lintas sektor ini ditargetkan menjadi katalisator bagi pembentukan desa-desa tematik peternakan seperti desa domba, desa sapi, maupun desa kerbau di berbagai wilayah guna memenuhi lonjakan kebutuhan daging nasional, terutama saat Hari Raya Idul Adha.

Baca juga: DPKP Tangerang minta masyarakat teliti pilih daging kurban

 



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026