Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, akan menyalurkan bantuan seekor sapi kurban berbobot satu ton dari Presiden RI Prabowo Subianto ke wilayah pelosok, untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo, di Serang, Senin, mengatakan bahwa sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut berjenis Simental yang didatangkan dari peternak asal Kota Cilegon.
"Betul, ada bantuan satu ekor sapi jenis Simental dengan bobot satu ton. Kami mengambil dari peternak di Kota Cilegon karena masuk nominasi yang disetujui," kata Suhardjo.
Baca juga: Petugas Distan Banten lakukan pemeriksaan hewan kurban di Lebak
Suhardjo menjelaskan, berdasarkan instruksi langsung dari Bupati Serang, daging sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut rencananya akan didistribusikan khusus untuk masyarakat di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak. Pemilihan lokasi tersebut didasari pada kondisi geografis dan tingkat ekonomi masyarakat setempat.
"Diarahkan ke sana karena daerah tersebut termasuk wilayah terisolasi dan pelosok dengan tingkat kemampuan warga yang rendah. Makanya titik penyaluran ditetapkan di Cikedung," ujarnya.
Penyaluran ini merupakan tahun kedua Presiden Prabowo Subianto menyerahkan hewan kurban bagi masyarakat Kabupaten Serang. Sebelumnya pada Idul Adha 1446 Hijriah 2025, bantuan serupa berupa sapi jenis Limosin seberat 815 kilogram disalurkan ke Masjid Baitul Muslimin, Kecamatan Kramatwatu.
Menurut Suhardjo, penyerahan bantuan hewan kurban ini merupakan bentuk kesungguhan Presiden dalam mengoptimalkan perjuangan mewujudkan ketahanan pangan sebagai pilar ketahanan nasional.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia berharap langkah Presiden ini dapat menjadi teladan bagi pemerintah daerah dalam menyalurkan hewan kurban secara rutin setiap tahunnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: DKP Kota Tangerang terjunkan tim data lapak hewan kurban
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.