Tangerang (ANTARA) - Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Provinsi Banten memberikan pendampingan khusus kepada pelaku usaha sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan berupa fasilitasi pendaftaran merek, barcode produk, desain hingga peluang mengikuti pameran dan promosi ke luar daerah.

Ketua Tim Kerja Penguatan Daya Saing dan Perlindungan Usaha Mikro Disperindagkop UKM Kota Tangerang Irfansyah di Tangerang Senin mengatakan ada 100 pelaku usaha yang berasal dari 13 Kecamatan yang diberikan pendampingan.

Selain itu, pelaku UMKM juga diberikan pelatihan mengenai proses kemasan, konsultasi desain logo, fasilitasi pendaftaran merek hingga cara promosi melalui marketplace dan platform digital lainnya,.

“Harapannya, para pelaku UMKM di Kota Tangerang bisa masuk ke seluruh pasar ritel, baik di dalam maupun luar kota. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami standar kemasan, administrasi, hingga strategi pemasaran yang baik,” jelasnya.

Baca juga: Legalitas usaha kunci penting pelaku UMKM berkembang

Salah satu peserta UMKM kuliner Ruslan Dahlang mengaku mendapatkan banyak ilmu baru terkait peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali untuk pelaku usaha. Kita belajar tentang packaging, menentukan harga, distribusi, hingga pemasaran agar produk bisa lebih unggul dan memiliki daya saing,” katanya.

Hal senada disampaikan Wiwin Busana, pelaku UMKM fashion asal Kecamatan Pinang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk terus berkembang dan memperluas pasar.

“Harapannya UMKM bisa berkembang lebih pesat lagi dan pemasaran lebih luas sampai ke seluruh Indonesia. Kegiatannya juga sangat memotivasi untuk terus maju dan berkarya,” kata dia.

Baca juga: Tangerang memiliki kekuatan ekonomi besar ditunjang usaha mikro



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026