Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi semua pihak terutama kalangan buruh yang telah melangsungkan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan aman, tertib dan kondusif.
"Tentu kita mengapresiasi semuanya. Peringatan "May Day" tahun ini berjalan kondusif," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi di Serang, Minggu.
Ia mengatakan kondisi seperti ini sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga stabilitas dan iklim perekonomian di daerah. Apalagi kegiatan hari buruh ini diisi dengan berbagai kegiatan positif yang memberi manfaat langsung baik untuk masyarakat, maupun buruh sendiri.
Baca juga: Presiden Prabowo pastikan terus kawal kepentingan buruh
Septo mengatakan peringatan 'May Day' Tahun ini di wilayah Provinsi Banten dilaksanakan tersebar di masing-masing daerah dengan kegiatan yang beragam seperti Bhakti sosial, lomba mancing dan hiburan.
"Pada saat puncaknya tanggal 1 Mei, sebagian teman-teman buruh mengikuti puncak acara di Jakarta. Sebagian lainnya hari ini seperti di Kawasan Modern Cikande Kabupaten Serang," kata Septo.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
"Percaloan itu adalah kejahatan. Kami bersama Bapak Kapolda Banten sepakat untuk bersama-sama akan menindak, siapapun yang terlibat,” kata Andra Soni saat menghadiri 'May Day' 2026 yang dilaksanakan oleh Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang di lapangan PT Samator, Kawasan Modern Cikande, Minggu (3/5).
Baca juga: Legislator dorong Pemkot Tangerang bentuk posko pengaduan PRT
Menurut Andra Soni, percaloan tenaga kerja menjadi tantangan khususnya dalam pembuktian. Tapi, praktik itu menjadi isu yang kerap muncul di tengah masyarakat. Makanya, ia meminta partisipasi seluruh pemangku kepentingan untuk ikut berperan melaporkan jika melihat praktik percaloan dalam rekrutmen tenaga kerja.
Andra Soni mengatakan bagi seluruh masyarakat, jika menemukan percaloan untuk segera melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera dilakukan penindakan. Aduan dari masyarakat menjadi tanggung jawab bersama untuk ditindaklanjuti.
Oleh sebab itu, Andra Soni ingin semua pihak baik itu Polda Banten dan Forkopimda termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk memberikan rasa keadilan kepada seluruh masyarakat Banten dalam memperoleh kesempatan kerja yang baik dan layak. Praktik percaloan harus dihentikan, meskipun praktiknya tidak berdiri sendiri diduga melibatkan banyak pihak.
Selain percaloan, Andra Soni juga berkomitmen untuk menindaklanjuti beberapa rekomendasi yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada saat peringatan puncak May Day di Jakarta. Rekomendasi itu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Baca juga: Presiden Prabowo akan ke Nganjuk resmikan Museum Marsinah
Di tempat yang sama, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah juga mengapresiasi peringatan May Day ini dilaksanakan dengan kegiatan yang positif. Kondisi iklim industri dan tenaga kerja yang terjaga bisa menarik investasi datang dan meningkatkan serapan tenaga kerja.
“Kami sudah ada SK Satgas Pungli dan sudah ada beberapa kita tindak. Ke depan ini harus terus digalakkan untuk meminimalisir percaloan pada saat perekrutan tenaga kerja. Saya minta pengawasan kepada seluruh masyarakat,” katanya.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki yang hadir dalam peringatan 'May Day' tersebut menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kebersamaan antar seluruh elemen, baik pekerja, pengusaha, maupun pemerintah, sebagai fondasi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.
"Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat kuatnya semangat solidaritas, kebersamaan, dan persatuan di antara seluruh elemen. Sinergi yang terjalin dengan baik inilah yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan,” katanya.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama peringatan May Day berlangsung. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kedewasaan bersama dalam menjaga stabilitas daerah.
Baca juga: Sinergi Pemkab dan buruh Serang hadirkan layanan publik pada May Day
Sementara itu, Ketua ASPSB Kabupaten Serang Asep Saefullah pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, pihaknya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk serius melakukan tindakan terhadap praktik percaloan dan pungli yang kerap terjadi pada saat rekrutmen tenaga kerja di sejumlah industri.
Praktik ini meresahkan dan sudah berlangsung cukup lama baik yang melibatkan pihak internal maupun eksternal.
Oleh karena itu, di momen May Day tersebut, ia meminta secara langsung kepada masing-masing kepala daerah untuk serius melakukan penindakan.
“Mereka ada di banyak sektor industri,” ujarnya dengan tegas. Adv.
Baca juga: 15 ribu buruh asal Banten peringati Hari Buruh di JakartaBerita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Banten apresiasi buruh peringati "May Day" dengan kondusif
Pewarta: Bayu KuncahyoEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026