Tangerang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten mengajak kaum perempuan memanfaatkan layanan kesehatan mental di 39 puskesmas guna meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan jiwa.

"Masih banyak perempuan yang lebih memprioritaskan keluarga dan lingkungan, sehingga kesehatan mental diri sendiri sering kali terabaikan. Kami siapkan layanan di puskesmas," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni di Tangerang, Rabu.

Dia mengatakan seluruh puskesmas di Kota Tangerang kini telah menyediakan layanan konsultasi kesehatan mental dengan tenaga terlatih.

"Ini menjadi langkah konkret kami dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup perempuan,” ujarnya.

Baca juga: Wamenkes Dante sebut dua juta anak alami gangguan kesehatan mental

Sementara itu, dr Dini juga menambahkan Pemkot Tangerang telah membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) yang bertugas turun langsung ke masyarakat guna memberikan edukasi, pendampingan, hingga membantu proses rujukan bagi warga yang membutuhkan.

“Kesehatan jiwa bukan hal yang tabu. Karena itu, TPKJM hadir untuk mengedukasi masyarakat agar lebih terbuka membicarakan masalah mental, sekaligus mengarahkan pada proses penyembuhan yang tepat. Yang penting, jangan pernah mendiagnosa diri sendiri tanpa konsultasi dengan profesional,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan TPKJM memperkuat upaya promotif dan preventif untuk mengatasi meningkatnya kasus gangguan mental akibat tekanan ekonomi, dinamika sosial, hingga gaya hidup masyarakat perkotaan.

"Masalah kesehatan jiwa bukan lagi hal tabu. Ini isu nyata yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Oleh karena itu penanganannya harus dilakukan sejak dini, secara komprehensif, dan dengan dukungan semua pihak,” kata Sekda Herman.

Baca juga: Dinkes pastikan layanan kesehatan jiwa di faskes tingkat pertama



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026