Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi kepada 78 perusahaan di wilayah itu yang memiliki kepedulian terhadap program penanganan dan pencegahan HIV/AIDS di lingkungan kerja.
Penghargaan diserahkan Gubernur Andra Soni kepada mereka dalam rangkaian acara Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) di Pendopo Gubernur Banten, KP3B di Kota Serang, Rabu.
"Investasi di Banten harus diimbangi dengan produktivitas dan perlindungan hak pekerja. Lingkungan kerja yang sehat dan aman adalah fondasi utama bagi keberlanjutan industri serta kemajuan ekonomi daerah yang inklusif," ujar dia.
Baca juga: TP PKK Banten dorong edukasi HIV/AIDS berbasis keluarga
Selain aspek keselamatan fisik, katanya, kesehatan pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Perusahaan yang aktif melakukan pencegahan penyakit menular seperti HIV/AIDS dianggap telah berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya investasi jangka panjang pada sumber daya manusia (SDM).
Dalam kesempatan yang sama, Andra Soni juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah ahli waris pekerja dari Kota Cilegon dan Tangerang Raya yang mengalami kecelakaan kerja.
Baca juga: Hingga 16 April 2026, Dinkes Lebak temukan 32 kasus positif HIV
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi menjelaskan pemberian penghargaan ini bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.
Ia menyebut penerima penghargaan berjumlah 78 perusahaan peduli HIV/AIDS dan 240 perusahaan penerima penghargaan P2K3.
Pihaknya mendorong terciptanya ekosistem kerja yang higienis dan terlindungi dari risiko penyakit serta kecelakaan.
“Kesehatan dan keselamatan kerja yang terjamin akan meningkatkan produktivitas. Jika lingkungan kerja sehat, para pekerja dipastikan dapat terhindar dari risiko HIV/AIDS,” katanya.
Melalui Bulan K3 ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap komitmen perusahaan menjaga standar kesehatan kerja terus diperkuat guna meningkatkan daya saing industri di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Cegah penularan HIV, Dinkes Cilegon optimalkan deteksi dini dan edukasi
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026