Tangerang (ANTARA) - Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin memastikan seluruh calon haji (Calhaj) telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat dan berkala sebelum dilakukan pemberangkatan ke embarkasi maupun tanah suci.

"Kami memastikan seluruh jamaah telah melalui pemeriksaan ketat. Meski jamaah di dominasi oleh lanjut usia tetapi tetap dinyatakan layak berangkat," kata Samsudin usai melepas keberangkatan jamaah haji kloter 01 Banten di Masjid Raya Al Azhom Tangerang, Selasa.

Ia mengatakan dari 393 jamaah calon haji kloter 01 Banten asal Kota Tangerang, Samsudin menuturkan, 25 hingga 30 persen diantaranya masuk dalam kategori risiko tinggi.

Baca juga: Jamaah calon haji 2026 Banten tercatat 9.192 orang dibagi 24 kloter

Namun demikian, pihaknya telah melakukan persiapan melalui pendampingan tenaga medis dan lainnya dalam memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terjaga hingga tiba di tanah suci bahkan kembali ke tanah air.

"Semua obat - obatan dan risiko yang kemungkinan terjadi dalam perjalanan sudah kita antisipasi. Doakan agar perjalanan ibadah ini berjalan lancar," ujarnya.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian jamaah calon haji diantaranya menjaga niat dan keikhlasan. 

Baca juga: Dinkes Tangerang kerahkan 230 nakes untuk cek kesehatan haji

"Pastikan setiap langkah ibadah hanya ditujukan untuk mencari rida Allah SWT. Kemudian, jaga kesehatan dan kebugaran, karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang baik," katanya.

Ia juga mengimbau kepada jamaah mematuhi arahan petugas dan jangan mengabaikan kondisi tubuh. Lalu menjaga sikap dan kebersamaan karena jamaah membawa nama baik bangsa. 

"Tunjukkan perilaku yang tertib, santun, dan saling membantu antar jamaah," katanya.

Baca juga: Asrama Haji Banten siap jadi embarkasi bagi 9.200 calon haji



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026