Tangerang (ANTARA) - Sinar Mas Land mencatatkan fenomena menarik dalam penjualan rumah modern IZZI di bawah Rp2 miliar yakni berasal dari kalangan milenial untuk hunian pertama hingga generasi baby boomer yang membeli unit sebagai bentuk investasi sekaligus hadiah bagi anak-anak.

"Sebuah tren yang merefleksikan kepercayaan terhadap potensi jangka panjang proyek. Optimisme pasar ini pun terbukti nyata pada proyek hunian IZZI di BSD City yang sukses mencatatkan penjualan lebih dari 100 unit sejak diluncurkan pada November 2025," kata Vice President of Residential BSD Sinar Mas Land, Kelvin Bryant Suhendra.

Leads Property Services Indonesia memproyeksikan pasar rumah tapak pada tahun 2026 akan tetap tumbuh positif dengan kenaikan permintaan di kisaran 5–6% (yoy). 

Dengan pencapaian positif ini, IZZI mempersiapkan peluncuran fase kedua yang dijadwalkan pada akhir April 2026. Peluncuran ini diharapkan dapat melanjutkan momentum kuat dari permintaan tinggi di fase pertama.

Baca juga: 2026, KEK ETKI Banten akan berfokus sektor kesehatan dan pendidikan
 
Klaster IZZI fase pertama menawarkan dua tipe unit yaitu Tipe 5 dengan luas tanah 55 m² dan luas bangunan 80 m² dan Tipe 6 dengan luas tanah 72 m² dan luas bangunan 99 m² yang ditawarkan mulai dari harga Rp1,4 miliar dan dirancang dengan optimalisasi ruang serta pencahayaan alami. 

Klaster IZZI dibangun di atas lahan 4,8 hektar dan dilengkapi dengan beragam fasilitas komunal yang menunjang keseimbangan antara aktivitas dan relaksasi, seperti EV charging station, jogging track, public playground, dan zen garden. 

Tak hanya sebagai tempat tinggal, IZZI juga menjadi entry point bagi masyarakat untuk masuk ke ekosistem lengkap BSD City yang terus berkembang pesat. 

Baca juga: Sinar Mas Land Video Competition berhadiah Rp180 Juta



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026