Tangerang (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Banten, Herman Suwarman mengajak generasi muda untuk memanfaatkan ruang digital sebagai sarana memperkuat kebhinnekaan dan persatuan di tengah derasnya arus informasi.

“Kalian hidup di zaman dimana informasi begitu mudah diakses melalui gawai. Di sinilah peran kalian diuji, apakah menjadi pemersatu atau justru memperkeruh keadaan,” kata Sekda Herman saat membuka kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang di GOR Cibodas, Kamis.

Di hadapan pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Tangerang, Sekda Herman mengatakan generasi muda memiliki peran strategis sebagai subjek pembangunan, sekaligus penentu arah masa depan bangsa khususnya pada era digital saat ini.

Baca juga: Orang tua garda terdepan lindungi anak dari ancaman digital

Ia mengingatkan keterbukaan informasi dan derasnya arus budaya asing harus disikapi secara bijak dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

“Kita tidak boleh menutup diri dari kemajuan, tetapi harus memiliki batasan yang jelas. Batasan itu adalah empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

Lebih lanjut Sekda Herman menekankan wawasan kebangsaan tidak hanya berhenti pada teori, tetapi harus tercermin dalam sikap sehari-hari.

“Esensi wawasan kebangsaan adalah kepedulian. Peduli terhadap sesama meski berbeda, tidak menyebarkan hoaks, serta menjaga etika dan integritas di mana pun kita berada,” jelasnya.

Baca juga: Permainan tradisional di sekolah bisa kurangi anak bermain medsos

Ia juga mengajak para pelajar untuk bijak dalam menggunakan media sosial sebagai ruang untuk menyebarkan hal-hal positif.

"Manfaatkan ruang digital untuk menyatukan bukan memecah belah. Jadilah generasi yang mampu menghadirkan energi positif dan memperkuat kebhinnekaan di lingkungan masing-masing," katanya.

"Mulailah dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Jadilah generasi yang mampu merawat kebhinnekaan dan membangun kebersamaan, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada peran adik-adik hari ini,” tambahnya.

Baca juga: Akhirnya TikTok patuhi PP Tunas soal pembatasan medsos untuk anak



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026