Kami ingin membangun kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap lingkungan

Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Provinsi Banten menerbitkan surat edaran tentang efisiensi energi, di antaranya pengendalian penggunaan pendingin ruangan (AC) hingga pengaturan penggunaan lift secara lebih bijak.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman di Tangerang, Selasa, mengatakan efisiensi energi bukan sekadar upaya penghematan, melainkan bagian penting dari tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Efisiensi energi adalah langkah strategis yang tidak hanya berdampak pada pengurangan konsumsi energi, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan emisi dan keberlanjutan lingkungan. Ini harus menjadi budaya bersama,” kata Herman di Gedung Puspem Kota Tangerang.

Baca juga: Inisiasi hemat energi, insan PLN terapkan Clean Energy Day

Ia menambahkan, kebijakan ini sebagai langkah progresif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dengan memperkuat kebijakan efisiensi energi di seluruh instansi pemerintah.

Selain itu juga menjadi langkah konkret sekaligus respons strategis terhadap tantangan global seperti krisis energi dan perubahan iklim, serta dukungan nyata terhadap gerakan nasional penghematan energi.

"Pegawai didorong memaksimalkan sirkulasi udara alami guna menekan ketergantungan pada pendingin ruangan," ujarnya.

Tak hanya itu, penggunaan lift juga dibatasi dengan mendorong pemanfaatan tangga untuk aktivitas antarlantai, sembari tetap memprioritaskan tamu, lansia, dan pegawai dengan kebutuhan khusus.

Baca juga: Pemprov Banten terapkan efisiensi energi di lingkungan ASN

Herman menambahkan, kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi besar menuju budaya kerja ASN yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami ingin membangun kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana seperti mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan hingga penggunaan energi yang lebih efisien dalam aktivitas kerja sehari-hari,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah lebih dulu menggulirkan berbagai inisiatif ramah lingkungan, seperti program Jumat tanpa kendaraan bermotor serta penerapan Work From Home (WFH) untuk menekan emisi gas buang dan konsumsi energi.

Baca juga: Pemkab Tangerang tunggu juknis penerapan WFH ASN

“Berbagai program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Tangerang optimistis efisiensi energi dapat berjalan optimal di seluruh perangkat daerah dan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan konsumsi energi sekaligus peningkatan kualitas lingkungan. Tak hanya di lingkup pemerintahan, masyarakat pun diajak ambil bagian dalam gerakan ini sebagai upaya bersama menjaga bumi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan perilaku hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Upaya kecil yang dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan Kota Tangerang,” kata Herman.

Baca juga: BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir 2026



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026