Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) resmi meluncurkan gerakan Clean Energy Day sebagai langkah strategis perusahaan dalam membangun budaya kerja baru yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan.
Program tersebut merupakan inisiatif yang mendorong insan PLN di seluruh Indonesia untuk menggunakan transportasi ramah lingkungan setiap hari Jumat, sebagai upaya nyata mengurangi konsumsi energi fosil dan emisi karbon.
Gerakan yang resmi diluncurkan pada 10 April 2026 lalu itu merupakan pengejawantahan arahan pemerintah untuk mengoptimalkan penghematan energi fosil di tengah tantangan geopolitik global, sekaligus memperkuat komitmen korporasi dalam memimpin transisi energi di tanah air.
Baca juga: PLN Group sabet 46 PROPER emas dan hijau 2025 KLH
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menjelaskan bahwa gerakan tersebut bukan sekedar imbauan, melainkan transformasi paradigma dan perilaku kolektif yang melibatkan lebih dari 37.158 ribu pegawai PLN.
"Sebagai komitmen menjalankan arahan pemerintah, Kami menghadirkan Clean Energy Day sebagai langkah transformasi budaya kerja baru yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak nyata dalam menekan konsumsi BBM nasional serta mereduksi emisi karbon secara masif,” ujar Didi.
Dalam implementasinya, PLN menetapkan kebijakan “Parkir Kendaraan Tanpa Bahan Bakar” di seluruh kantor PLN setiap hari Jumat. Seluruh pegawai didorong untuk menggunakan moda transportasi umum (KRL, MRT, LRT, atau BRT), kendaraan listrik (EV), bersepeda, hingga berjalan kaki.
Baca juga: PLN Banten perkuat budaya service excellence seluruh lini layanan
Selain sektor transportasi, Clean Energy Day juga menyasar efisiensi operasional perusahaan. PLN melakukan efisiensi perjalanan dinas sebesar 50-70 persen dan mengoptimalkan rapat-rapat koordinasi secara daring (virtual).
Untuk memastikan keberhasilan program, PLN mengintegrasikan Clean Energy Day ke dalam aplikasi internal yang telah dikembangkan perusahaan. Melalui sistem tersebut, pegawai dapat mencatat aktivitas perjalanan harian secara otomatis.
Data tersebut akan di monitoring secara realtime dan menjadi menjadi dasar manajemen dalam memberikan apresiasi bagi pegawai maupun unit kerja yang paling aktif berpartisipasi.
Baca juga: Siswa SMAN CMBBS Pandeglang raih medali emas di YISF
Dalam pelaksanaan perdana pada Jumat (10/4), Clean Energy Day, para insan PLN berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 28,6 ribu kg CO atau rata-rata 2,9 kg CO per pegawai. Inisiatif itu juga mencatat penghematan konsumsi BBM sekitar 12.400 liter dengan efisiensi biaya energi setara ± Rp153 juta dalam satu hari.
"Ini adalah gerakan dari kita untuk masa depan. Sebuah cara baru yang menjawab kebutuhan akan efisiensi sekaligus menjaga produktivitas. Kami ingin membuktikan bahwa bekerja dengan cara yang lebih hijau adalah sebuah kebanggaan dan standar baru di PLN," kata Didi.
Baca juga: ASN Pemprov Banten wajib presensi digital meski WFH
Pewarta: MulyanaEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.