Serang (ANTARA) - Organisasi Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten mengajak kaum perempuan untuk terus melestarikan kebaya sebagai identitas budaya bangsa dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026.

Ketua Umum PBI Provinsi Banten Ratu Ina Nurul Ainayah, di Serang, Sabtu, mengatakan bahwa penggunaan kebaya bukan sekadar tren busana, melainkan upaya memperjuangkan peningkatan derajat perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan.

"Kegiatan ini kami gelar untuk memperjuangkan dan meningkatkan derajat perempuan Indonesia, baik dari sisi pendidikan, kesejahteraan, maupun penguatan nilai budaya bangsa," ujar Ina di sela Festival Kebaya Hari Kartini yang berlangsung di Mall of Serang.

Baca juga: 75 motif Batik Banten diperkenalkan di HPN 2026

Ina menekankan bahwa kebaya merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga keberadaannya sebagai simbol kebanggaan nasional. Ia mengajak perempuan di Banten untuk menunjukkan kecintaan terhadap tanah air melalui busana tersebut.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni yang hadir dalam acara tersebut turut memberikan apresiasi atas parade budaya yang digelar di pusat perbelanjaan tersebut. Menurutnya, parade ini merupakan penghormatan nyata terhadap perjuangan Kartini.

"Parade budaya ini sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia. Mari kita terus bergerak bersama memperkuat peran perempuan dalam pembangunan dengan tetap menjunjung kearifan lokal," tutur Tinawati.

Kegiatan bertema “Perempuan Kreatif sebagai Pilar Bangsa” ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga hingga anak-anak. Para peserta melakukan parade mengelilingi area pertokoan untuk memberikan edukasi budaya secara inklusif kepada para pengunjung mal.

Melalui momentum ini, TP PKK dan PBI Banten berharap semangat juang Kartini dapat terus menginspirasi perempuan di wilayah tersebut untuk menjadi pribadi yang tangguh, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

Baca juga: Dukung ekonomi lokal, Bupati Serang minta perusahaan pakai batik daerah



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026