Tangerang, Banten (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memperkuat penerapan standar layanan berkelas dunia melalui penguatan budaya pelayanan bertajuk “Pelatihan dan Sertifikasi Service Excellent Melayani Sepenuh Hati PS4”.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan yang customer-centric.
Kegiatan dihadirkan sebagai respons atas ekspektasi pelanggan yang semakin dinamis, sekaligus menegaskan komitmen PLN UID Banten dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelanggan.
Pelatihan yang dilaksanakan di Kantor PLN UID Banten itu diikuti oleh peserta dari berbagai unit layanan, mulai dari fungsi pelayanan pelanggan, retail, hingga unit pelaksana layanan pelanggan (ULP).
Baca juga: Dirut PLN raih penghargaan Green Leadership diajang PROPER KLH 2025
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan kompetensi, mulai dari pemahaman akar permasalahan pelanggan, peningkatan kualitas interaksi, hingga simulasi penanganan kasus secara langsung.
Tidak hanya aspek teknis, pelatihan juga menekankan pembentukan karakter pelayanan melalui implementasi nilai-nilai PS4 (Penampilan, Sikap, Senyum, Salam, Sapa) sebagai fondasi dalam membangun pengalaman pelanggan yang konsisten dan berkualitas, sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap layanan PLN.
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa kualitas pelayanan menjadi kunci dalam membangun pengalaman dan kepercayaan pelanggan di setiap interaksi layanan.
“Bagi pelanggan, yang diingat bukan hanya listriknya, tapi bagaimana kami melayani. Karena itu, PLN UID Banten berkomitmen untuk menghadirkan layanan berstandar dunia, bukan hanya cepat, tetapi juga memberikan pengalaman yang berkesan,” ungkap Joharifin.
Baca juga: PLN tingkatkan pasokan untuk destinasi wisata di Banten Selatan
Ia menambahkan bahwa program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN UID Banten dalam membangun budaya layanan yang berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
“World class services yang kami dorong bukan hanya soal kecepatan layanan, tetapi bagaimana menghadirkan pelayanan yang tulus, empatik, dan konsisten. Dari situlah kepercayaan pelanggan tumbuh, yang pada akhirnya memperkuat customer engagement terhadap PLN,” tambah Joharifin.
Pelatihan tersebut dilaksanakan melalui metode interaktif, mulai dari diskusi, studi kasus, hingga role play pelayanan pelanggan, guna memastikan peserta mampu menerapkan prinsip service excellence secara langsung di lapangan.
Sebagai bentuk penguatan kompetensi, seluruh peserta juga mengikuti asesmen sertifikasi profesi yang difasilitasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hasilnya, seluruh peserta direkomendasikan lulus sertifikasi profesi pelayanan pelanggan.
Baca juga: Normalisasi Kali Angke, Pemkot Tangerang bongkar 41 bangunan
Didukung SDM yang semakin kompeten serta teknologi digital seperti superapps PLN Mobile, PLN UID Banten optimistis kualitas layanan akan terus meningkat dan semakin dirasakan langsung oleh pelanggan di wilayah Banten.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap pegawai siap melayani dengan lebih baik. Dengan aplikasi PLN Mobile, layanan PLN semakin mudah diakses dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelanggan,” tutup Muhammad Joharifin.
Baca juga: Pemkot Tangerang siapkan kebutuhan administrasi pembangunan Sekolah Rakyat
Pewarta: MulyanaEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026