Tangerang (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menegaskan keberhasilan pengembangan Aerotropolis harus diiringi dengan penguatan infrastruktur transportasi publik yang memadai dan terintegrasi.
Ia mengatakan kapasitas jalan saat ini sudah tidak lagi mencukupi. Jika Kota Tangerang menjadi daerah lintasan tanpa diimbangi peningkatan infrastruktur, potensi kemacetan akan semakin besar dan perlu diantisipasi sejak dini.
"Hal ini penting mengingat Kota Tangerang merupakan wilayah lintasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi," kata Rusdi dalam keterangannya.
DPRD Kota Tangerang, lanjut Rusdi, mendukung rencana pembangunan kawasan Aerotropolis yang digagas Pemkot Tangerang karena bernilai strategis dalam mengoptimalkan posisi kota sebagai wilayah penyangga sekaligus kawasan yang terintegrasi dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Baca juga: Pemkot Tangerang-AP II rancang pengembangan aerotropolis Bandara Soetta
Ia juga menekankan pentingnya pembangunan sistem transportasi publik yang terintegrasi dengan jaringan transportasi regional Jabodetabek. Kehadiran transportasi publik yang terkoneksi antarwilayah diharapkan mampu mengurangi beban lalu lintas sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.
Selain itu, pengembangan titik-titik simpul transportasi seperti stasiun dan terminal dinilai memiliki potensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Tangerang. Hal ini sejalan dengan konsep pengembangan wilayah berbasis transit.
“Karena itu, pengembangan sarana transportasi publik menjadi hal yang penting. Titik simpul seperti stasiun atau terminal dapat menjadi pusat pertumbuhan baru dalam pengembangan wilayah, dan itu yang paling utama,” ucap Rusdi.
Dirinya juga menyoroti pentingnya kejelasan skema pembiayaan dan investasi dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas pemerintah, baik antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat, menjadi kunci dalam merealisasikan program strategis ini.
“Ke depan, perlu pembahasan lebih lanjut mengenai pembagian tanggung jawab, skema pembiayaan, serta pola investasi agar pengembangan ini dapat berjalan baik," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Tangerang paparkan pengembangan aerotropolis ke delegasi Singapura
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan komitmen Pemkot Tangerang untuk mengoptimalkan posisi strategis wilayahnya sebagai penyangga sekaligus lokasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Kita fokus mematangkan konsep Aerotropolis," katanya.
Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda, M. Risal Wassal menilai Kota Tangerang memiliki visi pembangunan yang kuat dan terarah.
“Kota Tangerang ini luar biasa karena sudah memiliki misi yang jelas untuk menjadi Kota Aerotropolis. Potensinya tengah dipersiapkan dengan baik, dan kami yakin sumber daya manusia yang dimiliki mampu mewujudkannya. Kemenhub siap mendukung pengembangan ini, selama arah pembangunan kotanya dirancang secara matang,” ujarnya.
Baca juga: Disperkimtan Kota Tangerang percepat perbaikan 100 rumah tak layak huni
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026