Tangerang (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten memasang barrier beton di sepanjang trotoar dekat Stasiun Kereta Api Batuceper yang sering dijadikan parkir liar dan menyebabkan kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan Achmad Suhaely di Tangerang, Kamis, mengatakan upaya ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait dengan kemacetan dan keselamatan pejalan kaki.
Pemerintah Kota Tangerang langsung melakukan pengawasan lapangan dan mengambil tindakan dengan pemasangan barier beton untuk mencegah praktik parkir liar di kawasan Stasiun KA Batuceper
"Kita juga siagakan petugas sejak pukul 05.00 pagi untuk memperketat pengawasan. Pengendara diarahkan untuk memarkir kendaraan di lokasi yang telah disiapkan di Park and Ride Terminal Poris Plawad," katanya dalam keterangan.
Baca juga: Stasiun Jatake Tangerang untuk perkuat transportasi massal
Ia menjelaskan pengawasan akan dilakukan secara intensif guna memastikan pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.
Trotoar merupakan fasilitas publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dan tidak boleh disalahgunakan.
Selain itu, Dishub memastikan seluruh petugas melakukan tindakan persuasif dengan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan bersama.
“Petugas pun tidak segan untuk melakukan tindakan tegas, kepada pengendara yang masih nekat parkir kendaraan di atas trotoar,” katanya.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan, salah satunya fasilitas park and ride yang berada di dalam area Terminal Poris Plawad, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan roda dua maupun empat.
“Kami mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan fasilitas parkir resmi demi ketertiban dan kenyamanan bersama. Park and ride Poris Plawad telah disiapkan dengan kapasitas yang memadai,” ujarnya.
Baca juga: Stasiun KA Rangkasbitung baru mulai dioperasikan
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026