Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, segera memperbaiki tanggul kali yang jebol akibat luapan banjir di Perum Mustika Tigaraksa, Kelurahan Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa.

"Insya Allah nanti pada anggaran perubahan ini akan dibangun (perbaikan tanggul). Mudah-mudahan itu juga akan menjadi solusi penanganan banjir di Prumahan Mustika," kata Camat Tigaraksa Cucu Abdul Rrosied di Tangerang, Rabu.

Perbaikan tanggul kali yang jebol, kata dia, menjadi langkah prioritas utama dalam pemulihan pascabanjir di wilayah tersebut.

Menurut dia, untuk pelaksanaan perbaikan akan dilakukan dengan bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui penyaluran anggaran perubahan tahun 2026.

Jebolnya tanggul kali ini, lanjut dia, telah mengakibatkan sedikitnya 70 kepala keluarga (KK) di RT/RW 05/09, Perum Mustika Tigaraksa terdampak sejak Minggu (5/4).

Baca juga: Banjir satu meter rendam pemukiman di Tigaraksa, 70 KK terdampak

Ia menyebutkan secara umum banjir yang melanda tujuh desa/kelurahan yakni Desa Margasari, Kelurahan Kadu Agung, Desa Matagara, Desa Pasir Nangka, Desa Pasir Bolang, Desa Cisereh, dan Desa Pematang. Tujuh desa ini terdampak akibat luapan sungai yang mengelilingi kawasan desa tersebut.

Di tujuh desa/kelurahan setidaknya ada 512 kepala keluarga (KK) dengan total 1.675 jiwa.

"Luapan Sungai Cimanceuri, Cipayaeun, dan anak Sungai Ciranjeuen mengakibatkan tujuh desa di delapan titik terdampak, " ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyampaikan bahwa berdasarkan asesmen data kebencanaan yang terhimpun pada 4-7 April 2026 total ada 3.186 jiwa terdampak bencana alam tersebut.

"Ada empat kecamatan yang terdampak oleh bencana banjir pada 4-7 April, yakni Legok, Pagedangan, Tigaraksa, dan Jambe," katanya.

Baca juga: 1.675 jiwa di Tigaraksa Tangerang terdampak banjir



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026