Lebak (ANTARA) - Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak Halimatussa’diah mengatakan minat warga di daerahnya untuk berangkat ibadah haji  tinggi, dan tercatat sekitar 10 sampai 13 orang per hari mendaftar, meski daftar tunggu hingga 30 tahun.

"Jika mendaftar haji tahun ini baru bisa diberangkatkan pada 2056, meski lamanya antrean keberangkatan itu, tetapi tidak menyurutkan niat para calon jamaah asal Lebak untuk daftar," kata Halimatussa’diah di Lebak, Rabu.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Haji calon jamaah haji Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 16.921 orang, dan di antaranya usia lansia 12.432 orang.

Dari jumlah 16.921 orang itu, keberangkatan hingga menunggu 30 tahun, namun tidak menyurutkan warga untuk berhaji.

Baca juga: Persiapan jamaah calon haji asal Lebak capai 90 persen

Ia menjelaskan, pelaksanaan ibadah haji merupakan kegiatan religi,  yang memerlukan kesabaran dan keikhlasan.

Karena itu, masyarakat yang masuk daftar tunggu calon haji agar tetap sabar dan yakin bahwa gilirannya dapat kesempatan untuk menjalankan rukun Islam kelima bisa dilaksanakan.

Terkait pelaksanaan haji 2026, menurut dia, secara teknis persiapan pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Lebak sudah mencapai 90 persen, sedangkan sisanya 10 persen tengah diselesaikan untuk kelengkapan dokumen.

Jumlah total calon haji Kabupaten Lebak 2026 sebanyak 745 orang, namun tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang sakit.

Baca juga: Pemberangkatan jamaah haji Cilegon gelombang pertama 5 Mei

 



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026